FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) Penggalian Informasi Empiris Bahan Alam di Seluruh Indonesia dengan Melibatkan Unsur Pentahelix?

21-06-2022 Direktorat PMPU OTSKKOS Dilihat 713 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Bogor, Kamis. 16/06/22, Deputi Bidang Pengawasan Obat  Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetika , menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka tindak lanjut “Penggalian Informasi Empiris Bahan Alam di Seluruh Indonesia dengan Melibatkan Unsur Pentahelix” secara hybride (online dan offline) yang diikuti oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM di seluruh Indonesia

Acara dibuka oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat  Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetika ( Reri Indriani) dengan memberikan sambutan dan arahan ,setelah itu dilanjutkan dengan paparan dan diskusi.

Sesi 1( pertama ),materi dipaparkan oleh  Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen kesehatan dan Kosmetik ( Asih Liza Restanti) tentang “Inventarisasi Ramuan Obat Tradisional” dan ditanggapi oleh BRIN (Hariany Siappa), B2P2TOOT Tawangmangu (Akhmad Saikhu), Perpustakaan Nasional  (Agung Kriswanto) dan Poltekes Surakarta (Indri Kusuma Dewi)

Setelah itu dilanjutkan Sesi ke 2( dua ),dengan materi “Rasionalisasi Ramuan Obat Tradisional yang dipaparkan  oleh  Kementerian Kesehatan RI ( Lenny Yusriati), dengan penanggap dari Universitas Gadjah Mada (Suwijiyo Pramono), Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (Slamet Sudi Santoso)

Sesi terakhir adalah materi tentang “Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Terhadap Jamu Berdasarkan Kearifan Lokal” dengan Narasumber dari Kementerian Hukum dan HAM (Erni Purnamasari) dengan penanggap dari GP Jamu Pusat (Dwi Ranny Pertiwi Zarman) dan  Mediacom (Fetty Azizah)

Kegiatan ini adalah sebagai koordinasi, kolaborasi, inventarisasi dan persamaaan persepsi antara semua pemangku kepentingan sehingga dapat tercipta sinergisme pengembangan Jamu Nusantara berdasarkan ramuan kearifan lokal menjadi produk Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka , menuju kemandirian di bidang Kesehatan

Diharapkan melalui FGD ini dapat diperoleh informasi empiris bahan alam yang sudah dilakukan penelitiannya dan didapatkan ramuan kearifan lokal yang siap dikaji serta dimasukkan dalam   database registrasi. Selain itu didapatkan kesepakatan dan strategi dalam pengembangan bahan alam berdasarkan kearifan local

“Bersama kita dukung pengembangan bahan alam berdasarkan kearifan local”

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana