Forum Diskusi Peningkatan Teknis Pengujian Laboratorium Badan POM TAHUN 2017

19-09-2017 PPOMN Dilihat 3396 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta, 18-20 September 2017, Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN) menyelenggarakan Forum Diskusi Peningkatan Teknis Pengujian Laboratorium Badan POM dengan tema Dengan Semangat Kerja Bersama, Kita Tingkatkan Pengujian yang Handal  untuk  Penguatan Badan POM”   di hotel JS Luwansa Jakarta.

Forum ini dihadiri oleh Kepala Badan POM Ibu  Dr. Ir. Penny Lukito MCP, Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapeutik dan NAPZA Ibu Dra.Nurma Hidayati,Apt.,M.Epid; perwakilan Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapeutik dan NAPZA dan para undangan eselon II, III   di BPOM  serta seluruh peserta (perwakilan penyelia laboratorium dari BB/BPOM dan  PPOMN serta  peserta dari kedeputian I, II, III, PIOM dan PROM).  Forum Diskusi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan POM Ibu Ir. Penny Lukito MSc. Ph.D.  Dalam sambutannya Ibu Kepala Badan POM menyampaikan:

  1. Pada saat ini Badan POM dihadapkan dengan tantangan yang sangat besar dengan adanya kasus penyalahgunaan  obat yang secara terus menerus, yang pada intinya suatu kerja yang selama ini telah kita lakukan, tetapi kita butuh suatu kerja yang lebih intensif lagi lebih profesional dan mari kita bersama-sama ikut membangun kebersamaan untuk perubahan masa depan dan perkuatan Badan POM terutama Perkuatan Peningkatan Teknis Pengujian yang salah satunya merupakan aspek dukungan yang penting untuk Badan POM baik dalam pengawasan pre-market dan post-market. Badan POM satu-satunya yang mempunyai kekuatan lebih dalam pengawasan yang harus ditunjukan lebih profesionalisme, kekuatan pengujian baik dari segi aspek teknis, kuantitatif, kualitatif yang harus kita tegakkan. Wind of change perubahan ke depan, kita harus selalu berubah dan terus memperkuat Badan POM.
  2. Ibu Kepala Badan POM mengajak semua insan Badan POM, terutama yang muda-muda ayo kita kembangkan/tingkatkan aspek-aspek pengujian dan aspek-aspek  laboratorium yang bisa memperkuat Badan POM.
  3. Selain itu Ibu Peny juga mengucapkan terima kasih kepada para narasumber yang telah bersedia hadir dan memberikan ilmunya, salah satunya dari staf ahli khusus Mentri PUPR Bapak Dr. Ir. Firdaus Ali, MSc diharapkan dapat memberikan masukkan dan memotivasi bagaimana menempatkan passion kita, nasionalisme kita walaupun kita berada di laboratorium dalam bekerja dapat membangun bangsa ini dalam kreatifitas dan inovasi.
  4. Badan POM terus bekerja, dalam kasus kejahatan penyalahgunaan obat kita terus bekerja, kita harus lebih kuat lagi dalam membangun membuat suatu strategi secara sinergi yang sudah dibangun selama 5 bulan ini terkait dengan Anti Aksi Nasioanal Badan POM yaitu Pemberantasan Peredaran dan Penyalahgunaan Obat-obat yang ilega dan Obat-obat yang tidak sesuai ketentuan.
  5. Peran Pengujian sangat dibutuhkan sebagai pendukung dalam bentuk data dan informasi hasil pengujian yang valid dalam membuat suatu keputusan strategi kebijakan yang diambil oleh pemerintah kedepannya.
  6. Forum diskusi ini merupakan sarana yang baik dalam rangka berbagi informasi, penyamaan persepsi dan kesepakatan mencari solusi sebagai upaya penguatan sistem laboratorium pengujian Badan POM yang melibatkan PPOMN dan BB/BPOM secara terintegrasi. Berkaitan dengan program pemenuhan Good Laboratory Practices (GLP), laboratorium harus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengujian secara terus menerus. Penyelia ikut berperan dalam mengevaluasi pemenuhan roadmap (2015-2019) Standar Ruang Lingkup (SRL), Standar Kompetensi, dan Standar Peralatan yang telah disusun. Setiap Laboratorium Badan POM dituntut untuk mampu menyelesaikan permasalahan teknis pengujian.

Selain itu pada forum ini disampaikan juga materi tentang pengujian menggunakan MiniLab terutama untuk obat  Antiretroviral Tuberculosis Malaria (ATM) oleh narasumber dari United Stated Pharmacopoeia (USP); Standar  IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Pengujian Air oleh Dr. Ir. Firdaus Ali, MSc; Validitas Hasil Pengujian pada Implementasi Laboratorium Investigasi oleh Narasumber Dr. Agus Nurhadi, DEA; serta Monitoring Baku Pembanding dalam Rangka Menjamin Validitas Pengujian oleh narasumber Yohanes Susanto Ridwan, M.Si (LIPI).

Seluruh peserta diharapkan dapat membahas dan berdiskusi secara aktif dalam fokus  diskusi dan permasalahan teknis pengujian laboratorium obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, pangan  dan laboratorium mikrobiologi (di B/BBPOM dan PPOMN). 

Dengan partisipasi seluruh peserta pada Forum Diskusi ini, penyelia yang hadir dapat meningkatkan pengetahuan mengenai isue-isue yang berkembang sehingga mendukung peningkatan kompetensi laboratorium dan kapabilitas pengujian obat dan makanan BPOM sebagai implementasi dari Inpres No. 3 tahun 2017 dan Perpres No. 80 tahun 2017.

  

                                                         Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana