Jakarta – Dengan perkembangan dunia digital, iklan dan peredaran kosmetik tumbuh sangat pesat. BPOM terus berupaya meningkatkan pemahaman dan literasi masyarakat dalam memilih kosmetik aman termasuk mengenai regulasi kosmetik. Salah satunya melalui kegiatan BPOM Bestie’s Day-Intensifikasi Peningkatan Literasi Beauty Enthusiast (Inspirasi) Kosmetik Aman yang dilaksanakan secara hybrid, Jumat (20/6/2024). BPOM Bestie’s Day mengusung berbagai kegiatan antara lain peluncuran BeauTea Time yang merupakan wadah diskusi dan pelaporan kosmetik kepada BPOM serta Beauty Enthusiast Academy sebagai sarana pelatihan yang berkesinambungan.
Kegiatan ini dihadiri oleh pelaku usaha dan beauty enthusiast di wilayah Jabodetabek. Beauty enthusiast diharapkan dapat berperan aktif dalam melindungi masyarakat, termasuk mendukung pengawasan produk kosmetik yang berisiko terhadap kesehatan. Beauty enthusiast memiliki peran penting dikalangan yang memiliki minat dan antusiasme tinggi terhadap produk kosmetik dan aktif menyampaikan informasinya di media sosial. Peran ini tentu memengaruhi tren dan keputusan konsumen dalam memilih kosmetik.
Saat ini potensi pasar kosmetik sangat tinggi. Pasar perawatan kecantikan/estetika Indonesia tahun 2024 diestimasikan mencapai Rp135,35 triliun, khususnya pasar kosmetik mencapai Rp120 triliun dengan pertumbuhan mencapai 5,81% per tahunnya.
Plt. Kepala BPOM, L. Rizka Andalusia menyampaikan dalam sambutannya “Pada September 2023 BPOM berkolaborasi dengan beberapa asosiasi beauty enthusiast telah meluncurkan program INSPIRASI (Intensifikasi Peningkatan Literasi) bagi para beauty enthusiast.” Hasil yang dapat dilihat setelah 3 bulan program INSPIRASI ini diluncurkan, angka iklan kosmetik di media online yang tidak memenuhi ketentuan (TMK) menurun dari sebelumnya 7,76% pada 2022 menjadi 1,02 %. Pencapaian ini masih perlu dioptimalkan melalui perluasan dan perkuatan program INSPIRASI.
Lebih lanjut, Plt. Kepala BPOM, L. Rizka Andalusia juga mendorong berbagai pihak untuk meningkatkan program kolaborasi ini. Rizka menilai program ini telah memberikan kontribusi terhadap kinerja pengawasan kosmetik terutama pada media online. BPOM juga mengapresiasi komunitas beauty enthusiast di Indonesia yang terus berinovasi dalam membangun tren penggunaan kosmetik aman dan berdaya saing di era digital dengan menyelenggarakan Beauty Enthusiast Award.
Tidak berhenti di situ, acara dilanjutkan dengan talkshow peningkatan literasi yang dilakukan secara lebih terstruktur dalam wadah Beauty Enthusiast Academy. Beauty Enthusiast Academy diisi oleh narasumber pakar dr. Flandiana Yogianti, Ph.D, Sp.D.V.E, Subsp.D.K.E dan apt. Rahmat Hidayat, S. Farm, M. Sc. Sesi ini ditujukan kepada para beauty enthusiast untuk mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya mematuhi regulasi kosmetika di media online. Sesi ini juga meningkatkan pengetahuan masyarakat umum agar terhindar dari penggunaan produk kosmetik yang berpotensi merugikan.
BPOM Bestie’s Day diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat dan memperluas Program INSPIRASI-Kosmetik Aman. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan kosmetik melalui kemitraan dengan komunitas masyarakat, khususnya beauty enthusiast. Masyarakat diharapkan menjadi lebih bijaksana dalam memilih kosmetik dan terhindar dari kosmetik yang berpotensi merugikan di media online. (HM-Rasyad)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
