Jakarta - Generasi Milenial adalah tonggak dari masa depan bangsa, di tangan mereka nantinya bangsa ini akan dibawa. Sadar dengan keberadaan mereka, BPOM mengajak para generasi milenial BPOM untuk mencurahkan segala ide-ide serta masukan terkait masa depan BPOM dengan mengadakan Diskusi Generasi Milenial BPOM.
Bertemakan “Pelayanan Publik Bermutu untuk Percepatan Time to the Market dan Peningkatan Daya Saing Bangsa”, acara diskusi Generasi Milenial BPOM Batch ke-tiga ini diadakan di Jakarta (14/12). Dengan mempertemukan para agen perubahan BPOM yang mempunyai semangat perubahan serta bergairah untuk berinovasi, diharapkan forum ini menjadi wadah bagi BPOM untuk menggali ide-ide baru, segar, dan inovatif dari para generasi muda BPOM bagi perubahan pelayanan publik BPOM yang lebih baik.
Diawali dengan jalan sehat, para genarasi milenial BPOM diajak untuk selalu hidup sehat agar menjadi generasi sehat, cerdas, dan berkualitas. Dihadiri perwakilan dari unit pelayanan publik di BPOM serta perwakilan dari Balai Besar/Balai POM, dalam acara tersebut banyak menghasilkan masukan-masukan serta ide-ide terkait pengembangan untuk unit pelayanan publik BPOM.
Masalah serta isu-isu terkait prosedur pelayanan registrasi, waktu pelayanan registrasi menjadi bahasan utama dalam diskusi tersebut. Meleknya para generasi milenial terhadap teknologi tak luput menjadi bahan diskusi dalam menentukan inovasi-inovasi dalam pelayanan publik. “Kita harus mempermudah para pendaftar, mensimplikasi peraturan yang ada. Tentunya dengan tidak mengurasi fungsi kita dalam pengawasan,” tegas Kepala BPOM.
“Negeri ini membutuhkan orang-orang yang mau bekerja, mau membangun negeri ini. Di BPOM kita juga perlu orang-orang mempunyai semangat berinovasi. Mari menuju pelayanan publik BPOM yang lebih baik!” tutup Penny K. Lukito (HM-Bayu)
Biro Humas dan Dukungan Strategis Pimpinan
