Jakarta - Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menjadi Narasumber dalam Acara Dialog Daring yang diselenggarakan oleh Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Jakarta atau Boedoet. Dialog kali ini bertajuk “Ngobrol Asik tentang BPOM, Tak Kenal Maka Tak Sayang”, Selasa (07/09).
Dalam forum tersebut, Penny K. Lukito kembali berbagi seputar latar belakang pendidikan, pengalaman karir sebelum di Badan POM, pengalaman selama memimpin Badan POM, termasuk membahas isu-isu yang terkait dengan tugas dan fungsi pengawasan obat dan makanan.
“Saya berterima kasih sudah dapat diundang pada acara ini. Sudah seharusnya Badan POM rutin melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat melalui forum-forum seperti ini,” ucap Penny K. Lukito mengawali perbincangan tersebut.
Pada awal sesi, Penny K. Lukito menceritakan rekam jejak karir serta tugas dan fungsi dari Badan POM. Menurut beliau, tugas dan fungsi Badan POM sangat vital dalam melindungi kesehatan masyarakat. Tugas lainnya yang tak kalah penting adalah mengawal peningkatan daya saing bangsa melalui pengawalan keamanan, khasiat/manfaat, dan mutu obat dan makanan di Indonesia.
Dalam sesi tanya jawab, Kepala Badan POM memberikan informasi dan edukasi seputar obat dan makanan, seperti pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bagaimana proses perizinan dan pengujian Badan POM, perkembangan obat tradisional, serta mengenai obat/vaksin untuk penanganan COVID-19. Selain itu, Kepala Badan POM juga menjelaskan seputar transformasi yang telah dilakukan selama dirinya memimpin di Badan POM.
“Dalam melakukan transformasi, saya mendapat tugas dari Pak Presiden untuk memperkuat Badan POM dan mendukung dunia usaha dengan mempermudah perizinan, serta menaikkan kualitas produk UMKM. Juga memperkuat pengawasan di lapangan dari tahap pre-market sampai post-market. Saya juga mempertajam mindset bahwa kita bekerja untuk melayani masyarakat,” jelas Kepala Badan POM.
Wakil Ketua Alumni Boedoet 84, Ratih Kusuma menyatakan apresiasi kepada Kepala Badan POM atas waktu yang telah diluangkan untuk dapat hadir dan berbagi inspirasi kepada para alumni yang hadir pada kesempatan tersebut. “Terima kasih kepada Ibu Penny K. Lukito selaku Kepala Badan POM yang sudah hadir, menyempatkan waktu, dan bekerja sama dengan kami. Topik "BPOM, Tak Kenal Maka Tak Sayang" menurut saya menarik untuk kita sama-sama mengetahui lebih jauh tentang lembaga Badan POM dan fungsinya,” jelas Ratih.
“Sekali lagi terima kasih telah mengundang saya. Ini menunjukkan Bapak/Ibu sekalian memiliki kepedulian terhadap Badan POM maupun isu terkait mutu, keamanan, dan khasiat obat/makanan,” tutup Penny K. Lukito. (HM-Maulvi)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
