Halalbihalal Idulfitri Momentum Perkuat Sinergitas dan Soliditas BPOM

04-05-2023 Kerjasama dan Humas Dilihat 544 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta - Memasuki aktivitas di pekan pertama setelah libur Idulfitri 1444 Hijriah, BPOM menggelar halalbihalal yang diikuti oleh jajaran pegawai, termasuk purnabakti Kepala BPOM di Kantor BPOM pada Rabu (03/05/2023). Tidak hanya diselenggarakan secara offline, kegiatan ini juga disiarkan secara online untuk diikuti tamu undangan dari lintas sektor dan pegawai BPOM di seluruh Indonesia.

Dalam sambutan pembukanya, Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito mengungkapkan rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Ia berharap kemenangan pada Idulfitri kemarin dapat meningkatkan ketakwaan dan keikhlasan dalam beribadah maupun bekerja. “Dengan hati yang tulus, saya sampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar BPOM,” ucapnya.

Halalbihalal kali ini mengangkat tema Spirit Idulfitri Momentum Memperkuat Sinergitas dan Soliditas BPOM dalam Mewujudkan SDM yang Profesional dan Berkinerja Tinggi. Dengan tema ini, Kepala BPOM berharap dapat memperkuat sinergi seluruh jajaran BPOM dalam memberikan kinerja dan karya nyata secara profesional guna mewujudkan obat dan makanan aman, bermutu, dan berdaya saing.

Menurutnya, keberkahan ibadah yang intensif di bulan Ramadan perlu terus dihidupkan dari selepas Idulfitri hingga dipertemukan kembali pada bulan mulia di tahun berikutnya. Kepala BPOM mengajak jajarannya untuk kembali siap bekerja melayani masyarakat. “Idulfitri sudah kita lewati, kita sudah kembali ke Jakarta, ke tempat kerja, dan siap untuk bekerja,” lanjutnya.

Sementara itu, Ustadz H. Itang Rusmana yang hadir sebagai penceramah pada hari ini menyampaikan bahwa Idulfitri yang dilaksanakan secara kebersamaan mengandung spirit kolaborasi. Hal itu sudah diimplementasikan di bulan Ramadan dalam bentuk pelaksanaan ibadah secara kolektif. “Kita berpuasa, berbuka, mengumandangkan takbir, dan salat Idulfitri secara bersama. Terjadi sinergi antara imam dan makmum, ini pahalanya lebih besar daripada ibadah sendiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ustadz Itang Rusmana menyebut agar nilai sinergitas ini dapat terus dibawa ke dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. “Puasa memberikan kita pelajaran, kawah candradimuka agar kita dapat menjadi pribadi-pribadi unggul,” tutupnya. (HM-Fathan)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana