Hari Kebangkitan Nasional 2025: Semangat Lindungi Masyarakat

20-05-2025 Kerjasama dan Humas Dilihat 202 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – BPOM menggelar upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, Selasa (20/5/2025). Upacara kali ini terasa berbeda karena dimulai pukul 7 pagi atau 1 jam lebih awal dari jam kerja. Momentum ini sekaligus memaknai semangat kebangkitan nasional di tubuh insan BPOM. Bahwa kebangkitan dimulai dari diri sendiri, bangun lebih pagi, lalu bergegas pergi mengabdi untuk negeri.

Kepala BPOM Taruna Ikrar bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan amanat Menteri Komunikasi dan Digital. Dalam amanat tersebut, pemerintah menekankan pentingnya semangat kebangkitan yang tidak hanya berkaitan dengan perjuangan fisik, tetapi juga perlindungan terhadap rakyat di berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam hal kesehatan dan keamanan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerukan kebangkitan bangsa Indonesia dimulai dengan kesadaran kolektif untuk melawan segala bentuk penindasan. Semangat kebangkitan itu harus terus dihidupkan dalam bentuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk disrupsi teknologi, krisis pangan, dan perlindungan kesehatan. 

Sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan rakyat, BPOM memainkan peran yang sangat penting dalam mengawasi dan memastikan keamanan produk obat dan pangan yang beredar di Indonesia, termasuk kontribusi BPOM dalam program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak hanya memberikan akses pada makanan bernutrisi, tetapi juga memastikan setiap makanan yang dikonsumsi aman dan bebas dari bahan berbahaya.

Melalui program tersebut, lebih dari 3,5 juta anak Indonesia kini menikmati akses pada makanan bernutrisi. Langkah sederhana ini sesungguhnya menjadi landasan penting bagi masa depan bangsa. “Kemajuan tidak selalu dimulai dari proyek-proyek besar, melainkan dari sebuah piring makan yang penuh, dari anak-anak yang pergi ke sekolah tanpa rasa lapar, dengan semangat belajar yang tumbuh karena tubuh mereka cukup gizi,” jelasnya.

Dalam peringatan Harkitnas ini, BPOM terus memperkuat tugasnya dalam memberikan perlindungan masyarakat, terutama dengan semakin berkembangnya teknologi yang memengaruhi pola konsumsi. Seiring dengan semangat kebangkitan nasional ini tidak hanya dirasakan dalam segi ekonomi dan teknologi, tetapi juga dalam jaminan kesehatan dan keselamatan masyarakat, terutama dalam mengonsumsi produk pangan dan obat yang aman.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BPOM berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap produk obat dan makanan yang beredar, termasuk pengawasan terhadap produk yang dijual melalui platform digital. Hal ini menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan e-commerce yang sering kali memunculkan produk-produk ilegal dan berisiko bagi kesehatan masyarakat.

Kebangkitan ini ibarat akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan. “Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,” seru Inspektur Upacara.

Di akhir amanatnya, pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kebangkitan ini dengan semangat yang kokoh dan berkelanjutan, berfokus pada kesejahteraan rakyat. Setiap kebijakan yang diterapkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat secara adil dan merata, termasuk dalam sektor kesehatan dan perlindungan konsumen.

“Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117. Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab,” tutup inspektur upacara. (HM-Fathan)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana