Surabaya - "Indonesia tidak kalah dengan negara lain terkait potensi obat dan makanan, didukung oleh SDM yang berkualitas. Generasi muda jangan pernah takut bermimpi. Kalian mempunyai potensi untuk memajukan bangsa ini. Selalu belajar dari pengalaman, karena pengalaman itu membuat kita menjadi lebih kuat". Demikian disampaikan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito pada saat memberikan kuliah umum di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (19/01).
Kuliah umum ini diikuti oleh 250 orang mahasiswa dari 4 Universitas di Surabaya yaitu Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM), Universitas Airlangga, Universitas Surabaya, dan Universitas Wijaya Kusuma.
Kepala Badan POM menyampaikan bahwa dunia usaha obat di Indonesia saat ini dan di masa yang akan datang mempunyai potensi yang besar. Nilai investasi di industri farmasi mencapai 215 triliun rupiah dan akan berkembang menjadi 700 triliun rupiah di tahun 2025.
"Begitu juga potensi di bidang industri makanan. Generasi muda Indonesia dapat mengambil peran menjadi fasilitator (pembinaan) kepada industri kecil, tenaga kerja profesional, sebagai inovator, baik dalam teknologi pengawasan maupun teknologi produk dan sebagai entrepreneur muda", ujar Penny K. Lukito. "Tentunya untuk mencapai itu semua kita harus mempunyai pengetahuan dan ketrampilan serta spirit kewirausahaan", tutup Kepala Badan POM RI. HM-Ludy
