Jaga Keluarga Dengan Lima Kunci Keamanan Pangan

08-12-2012 Hukmas Dilihat 5414 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Hukmas

Keamanan pangan merupakan tanggung jawab kita bersama, baik Badan POM sebagai instansi pemerintah, produsen, serta masyarakat selaku konsumen, demikian diungkapkan oleh Budi Djanu Purwanto, SH., MH., Kepala Biro Hukum dan Humas Badan POM, dalam sambutannya pada pembukaan talkshow “Badan POM Sahabat Ibu” di Kantor Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Propinsi DKI Jakarta, Jum’at, 7 Desember 2012. Untuk itu dibutuhkan peran aktif dari semua pihak untuk menjadi konsumen cerdas, khususnya para ibu sebagai pengambil keputusan dalam keluarga terutama dalam memilih/mengkonsumsi produk obat dan makanan.

Terdapat 5 Kunci keamanan pangan, yaitu beli pangan yang aman, simpan pangan dengan aman, siapkan pangan dengan seksama, sajikan pangan aman dan bersih selalu. Mari ingat dan gunakan lima kunci keamanan pangan ini untuk melindungi keluarga. Demikian ajakan yang disampaikan Direktur Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan, Drs. Halim Nababan, MM. di hadapan kurang lebih 200 orang ibu-ibu PKK Propinsi DKI Jakarta yang dipimpin oleh Iriana Joko Widodo sebagai Ketua PKK DKI Jakarta.

Halim Nababan dalam presentasinya tentang Memilih Pangan yang Aman, menjelaskan bahwa konsumen harus mengetahui dan memahami informasi yang tertera dalam kemasan produk. Nama produk, berat/isi bersih, nama dan alamat produsen/importir, daftar bahan yang digunakan, nomor pendaftaran pangan, keterangan kedaluwarsa dan kode produksi adalah tujuh informasi yang harus dibaca dan dimengerti konsumen.

Selain materi tentang pangan yang aman, peserta talkshow mendapatkan materi tentang website Badan POM yang disampaikan oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi – PIOM, Dra. Rita Endang, Apt, M.Kes. Kembali, Rita Endang mengajak ibu-ibu untuk menjadi konsumen yang cerdas dengan aktif mencari informasi melalui internet. Salah satu informasi yang penting diketahui adalah informasi tentang obat dan makanan yang beredar dan terdaftar di Indonesia, yang dapat diperoleh di website Badan POM www.pom.go.id .

Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, peserta talkshow diajak untuk melihat mobil laboratorium keliling (mobling) milik Balai Besar POM di Jakarta. Petugas Balai Besar POM di Jakarta secara aktif memberikan penjelasan mengenai pengawasan obat dan makanan, baik yang aman dikonsumsi maupun yang dilarang untuk digunakan sekaligus memperlihatkan langsung contoh produknya.

Kegiatan “Badan POM Sahabat Ibu” yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ibu dengan jumlah peserta sekitar 200 ibu dari lima wilayah DKI Jakarta dan satu kota administratif Kepulauan Seribu ini merupakan kegiatan terakhir di tahun 2012. Tahun depan, akan lebih banyak lagi ibu-ibu yang menjadi sahabat dan mitra Badan POM. Bersama Badan POM, masyarakat akan berperan aktif membantu pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan.

 

Biro Hukmas

 

 

 

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana