BATAM - Dinamika pengawasan yang kian kompleks tentu membutuhkan sumber daya manusia yg berkualitas. Pengembangan kompetensi dan peningkatan kemampuan melayani masyarakat harus dikelola dengan baik. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan POM, Penny K. Lukito yang melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya dari Natuna dengan mengunjungi Balai POM di Batam (23/03).
"Sebagai garda terdepan dalam melayani dan melindungi masyarakat dari Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan, Badan POM harus bergerak memperkuat sistem dan meningkatkan kemitraan dalam pengawasan terutama untuk menekan produk ilegal/palsu", tukas Kepala Badan POM saat memotivasi seluruh pegawai Balai POM di Batam.
Untuk mendukung upaya penindakan hukum, akan dilakukan penguatan laboratorium yakni laboratorium investigasi. Metode analisa yang digunakan selama ini pun akan dikembangkan untuk merespon pelanggaran produk Obat dan Makanan.
Badan POM juga terus memfasilitasi pelaku usaha terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui bimbingan teknis untuk meningkatkan kontribusinya dalam memproduksi Obat dan Makanan yang aman.
Selain itu, pemberdayaan dan edukasi masyarakat menjadi konsumen cerdas terus ditingkatkan baik langsung maupun melalui berbagai media. Semua program edukasi seperti pangan aman harus diintegrasikan. Seluruh komponen harus bergerak dalam pengawasan semesta karena Obat dan Makanan aman adalah kepentingan bersama.
Kepala Badan POM mengajak pegawai Balai POM di Batam untuk bersemangat menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. "Ke depan akan lebih banyak lagi pengembangan sumber daya manusia di berbagai multi disiplin dan semua harus memanfaatkan kesempatan ini", tutupnya. (HM-Fathan)
Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat.
