Kepala Badan POM: Pendidikan Lahirkan Perempuan Hebat Pencipta Perubahan

07-11-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 2982 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta - Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito hadir menjadi pembicara dalam forum konferensi Unite for Education Sustainability Forum 2019 di Gandaria City Mall pada Kamis, (07/11). Tak kalah menarik, konferensi yang dilaksanakan di pusat perbelanjaan stategis di selatan Jakarta ini menghadirkan tokoh perempuan inspiratif lainnya sebagai keynote speaker, yaitu CEO PT Paragon Technology & Innovation, Nurhayati Subakat dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra sebagai pembicara.

Acara yang digagas oleh Katadata (katadata.co.id) ini dikemas dalam bentuk talkshow dengan mengambil tema ”Peran Perempuan Indonesia Untuk Pembangunan Berkelanjutan”. Selama talkshow pembicara membahas partisipasi wanita Indonesia dalam pembangunan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia, termasuk para perempuan Badan POM.

Mengawali paparannya, Penny K. Lukito mengapresiasi terselenggaranya acara ini sehingga para peserta dapat berdiskusi secara interaktif, berbagi informasi, serta saling bertukar ide dan inspirasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan perempuan, kaum muda, dan disabilitas di Indonesia.

"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan selamat atas terselenggaranya acara ini. Perempuan adalah pencipta perubahan. Mari kita berdiskusi mengenai pemberdayaan dan peran perempuan dalam pembangunan," ujar Penny K. Lukito.

Penny K. Lukito menyampaikan Badan POM memang memiliki jumlah pegawai yang didominasi oleh 80% perempuan, dan mengaku bangga sekali dengan peran perempuan hebat di Badan POM. "Saya rasa peran perempuan di Badan POM sangat luar biasa, disamping perannya yang krusial dalam keluarga tapi mereka memiliki mindset untuk bekerja all out dalam menjalankan tugasnya masing-masing, tuturnya.

Namun, ia memaparkan di Indonesia tidak ada diskriminasi sama sekali terhadap gender tertentu. Ia mengaku, mempunyai pemahaman pribadi dalam memaknai kesetaraan gender. “Menurut saya, kesetaraan gender bukan berarti salah satu gender spesifik yang dominan, namun komposisi berimbang antara laki laki dan perempuan," ujarnya penuh semangat.

Badan POM dengan ruang lingkup yang sangat luas memerlukan keseimbangan antar gender. "Saat ini, kami justru mencari lebih banyak pria untuk mengimbangi perubahan tantangan zaman yang bergerak begitu cepat, terutama dalam mengawasi peredaran obat palsu dan ilegal melalui e-commerce," lanjut Kepala Badan POM

Di akhir pidatonya, ia berpesan kepada perempuan untuk lebih berani dan proaktif di berbagai hal, melalui pendidikan. "Bagi saya, pendidikan merupakan sesuatu yang krusial bagi perempuan, karena dengan pendidikan kita bisa agar meraih visi yang besar dan mendapat kesempatan dan pengalaman dalam meraih impian dan demi mencapai sesuatu yang lebih baik." tutupnya disambut gemuruh tepuk tangan dari peserta yang terdiri dari berbagai para pemangku kepentingan yang berasal dari instansi pemerintahan, swasta, sosial corporate hingga tenaga pendidik.

Acara berakhir dengan foto bersama dan penyerahan cenderamata dari Kepala Badan POM kepada perempuan hebat yang juga menjadi pembicara pada kesempatan tersebut. (HM-Rizky)

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana