Kepala BPOM: ASN Garda Terdepan Menuju Indonesia Emas 2045

05-09-2023 Kerjasama dan Humas Dilihat 1104 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – “Lebih dari 4 juta aparatur sipil negara (ASN) akan menjadi garda terdepan dalam melangkah menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Kepala BPOM, Penny K. Lukito selepas menerima empat (4) penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Senin (04/09/2023).  Empat penghargaan yang diterima BPOM antara lain; peringkat kedua pada kategori utama Implementasi Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN Terbaik; peringkat kedua Kategori Pengembangan Kompetensi; peringkat pertama Kategori Implementasi Pemanfaatan Data-Sistem Informasi dan CAT; dan peringkat ketiga pada Kategori Implementasi Manajemen Kinerja.

Kepala BPOM mengapresiasi BKN yang telah memberikan perhatian, pendampingan, dan pembinaan yang dikaitkan dengan pengawasan atau monitoring NSPK terkait manajemen sumber daya manusia. “Saya kira manajemen dan penerapan NSPK sangat penting agar ASN dapat mengetahui dan menerapkan hak dan kewajibannya sesuai tanggung jawab, sehingga bisa memberikan pelayanan publik yang terbaik,” jelas Kepala BPOM.

Sebagai bentuk penghargaan penegakan NSPK, BKN memberikan penghargaan kepada beberapa instansi yang telah berkomitmen dalam penegakan NSPK. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi role model dalam pelaksanaan NSPK manajemen ASN di setiap instansi.  Plt Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto mengatakan ditetapkannya NSPK ini sebagai bahan pelaksanaan monitoring ASN di pusat dan daerah, “Pendekatan dilakukan secara preventif, sehingga dengan adanya hal ini diharapkan BKN tidak perlu melakukan upaya represif ketika instansi sudah berkomitmen melaksanakan NSPK dalam manajemen ASN,”  jelasnya. 

Lebih lanjut, Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian, Otok Kuswandaru menyampaikan bahwa indeks NSPK manajemen ASN berasal dari penilaian 360 derajat. BKN melakukan upaya pengawasan terhadap seluruh elemen manajemen ASN, dari perencanaan hingga penghargaan/perlindungan. “Sifatnya memang teknis, tetapi diharapkan mampu membawa dampak kepada kesejahteraan ASN. Makna luasnya adalah mampu meningkatkan kinerja ASN tersebut,” lanjutnya.

BKN Award Tahun 2023 diikuti oleh seluruh instansi pusat dan juga daerah dengan total 74 peserta. Selain kementerian dan lembaga negara/lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK), instansi daerah yang menerima award ada yang berasal dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

Plt. Kepala BKN berharap seluruh instansi bersama-sama membangun komitmen agar dalam pengelolaan manajemen ASN mengedepankan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang sudah dibangun bersama. “Saya yakin Bapak/Ibu semua, khususnya instansi yang menerima BKN Award, memiliki komitmen tinggi baik saat ini maupun ke depannya. Kami membutuhkan support terkait tugas dan fungsi BKN dalam pengawasan manajemen ASN,” tutupnya. (HM-Maulvi)

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana