Jakarta - Kepala BPOM Taruna Ikrar salurkan bantuan untuk Korban Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Senin (25/11/2024). Bantuan diserahkan melalui BPOM Peduli dan diterima oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur. Penyerahan bantuan disaksikan oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Fungsional Ahli Utama, dan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BPOM, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di seluruh Indonesia baik yang hadir secara langsung ke lokasi bencana maupun yang menyaksikan secara daring melalui zoom meeting.
Kepala BPOM, dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, menyampaikan belasungkawa dan empati atas bencana alam yang terjadi. “Dampak erupsi ini menjadi keprihatinan kita bersama. Kerusakan tidak hanya menimpa fasilitas, infrastruktur umum, serta lingkungan, tetapi juga rumah dan kendaraan milik warga,” ujar Kepala BPOM. Beliau menyampaikan bahwa 12.600 warga harus mengungsi ke tempat lebih aman, di samping juga menghadapi ancaman penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala BPOM mengapresiasi semangat berbagi dari jajaran BPOM untuk membantu meringankan beban para korban bencana. “Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pegawai dan mitra BPOM yang telah berkontribusi dalam penggalangan donasi,” ujar Taruna Ikrar.
Untuk bantuan bagi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, BPOM Peduli telah menghimpun donasi berupa uang sejumlah Rp175.978.596 serta produk makanan dan minuman dengan estimasi senilai Rp322.790.000. BPOM memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
“Saya menugaskan Kepala UPT terdekat dengan wilayah bencana, yaitu Kepala BPOM di Kupang, Kepala Loka POM di Kabupaten Ende, dan Kepala Loka POM di Kabupaten Manggarai Barat untuk mengoordinasikan penyaluran donasi serta bantuan lainnya yang dapat kami berikan agar tepat sasaran,” ujar Kepala BPOM.
Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada bantuan yang disalurkan BPOM. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Flores Timur, saya menyampaikan terima kasih kepada Kepala BPOM yang telah menaruh kepedulian simpati dan empati terhadap masyarakat Kabupaten Flores Timur yang terkena dampak erupsi,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur Yakobus Ara Kian.
Yakobus berharap agar bantuan yang diterima dari BPOM ini dapat digunakan semaksimal mungkin untuk menolong dan membantu masyarakat yang terdampak. BPOM juga berharap agar bantuan yang disampaikan dapat meringankan beban masyarakat Flores Timur, terutama yang secara langsung terdampak erupsi dan berada di tenda-tenda pengungsian. (HM-Khairul)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
