Jakarta - Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menggelar pertemuan khusus dengan pegawai BPOM dari generasi milenial dan generasi Z pada Rabu (2/10/2024). Ini adalah pertama kalinya Kepala BPOM bertemu dan berdialog dengan generasi muda BPOM. Pertemuan ini bertujuan membuka ruang aspirasi dan memberikan inspirasi kepada para pegawai muda di lingkungan BPOM.
Ruangan yang sengaja diatur berbeda dari biasanya menggunakan bean bag sebagai alas duduk membuat kegiatan terasa lebih segar. Kegiatan dipandu langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Obat dan Makanan (PPSDM POM).
Taruna Ikrar memulai sesi dengan berbagi kisah perjalanan hidupnya, dari masa sekolah di Makassar hingga kuliah dan tinggal di berbagai negara. Dalam ceritanya, ia mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi selama menempuh pendidikan dan bagaimana pengalaman tersebut membentuk perspektifnya saat ini. "Saya suka dengan filosofi air. Jadilah pribadi yang seperti air, pribadi yang tenang, mengalir, dan walaupun perlahan asal konsisten dapat merusak batu sekalipun,” ungkapnya dengan antusias.
Setelah sesi cerita, acara dilanjutkan dengan dialog interaktif. Pegawai muda BPOM antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari peluang kuliah di luar negeri, tantangan gap generasi, dan usulan untuk mengkaji kembali keputusan apoteker di BPOM tidak boleh menjadi penanggung jawab apotek. “Ada permasalahan gap generasi di BPOM yang membuat generasi muda selalu dituntut untuk berinovasi, padahal dalam peraturan fungsi jabatan, kajian, dan inovasi adalah tugas jabatan fungsional madya,” ungkap salah satu pegawai yang hadir.
Semua pertanyaan itu dijawab dengan sangat baik oleh Taruna Ikrar. Terlebih lagi usulan dari generasi muda yang kemudian diterima dan akan ditindaklanjuti dengan kajian dari bidang terkait.
Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama, menggambarkan kekompakan dan sinergi antara pegawai muda dan pimpinan BPOM. Melalui kegiatan ini, BPOM berharap dapat terus membangun komunikasi yang lebih erat antara generasi, serta melahirkan inovasi-inovasi baru dalam mengawasi keamanan obat dan makanan bagi masyarakat. (HM-Zein)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
