Kepala Lembaga Terpopuler di Media Digital 2021

17-09-2021 Kerjasama dan Humas Dilihat 1288 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta – Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito terpilih sebagai salah satu dari Kepala Lembaga Terpopuler di Media Digital 2021. Penghargaan ini diperoleh pada ajang The 3rd Anugerah Humas Indonesia (AHI) yang diselenggarakan oleh HUMAS INDONESIA (PR Indonesia Group) dan disiarkan secara daring melalui kanal Youtube PR Indonesia, Jumat (17/09).

AHI merupakan ajang kompetisi kinerja Hubungan Masyarakat pemerintah di Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), anak BUMN, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) se-Indonesia, terutama yang terkait dengan agenda-agenda keterbukaan informasi publik. Pada tahun 2021 ini, tercatat ada 117 entry dari puluhan lembaga publik turut serta dalam ajang yang mengusung tema “Inovasi Komunikasi di Masa Pandemi”.

Ajang ini menghadirkan empat kategori dengan 23 subkategori yang dikompetisikan, terdiri dari kompetisi berbasis entri dan penilaian berbasis penjurian, serta kompetisi berbasis non-entri (media monitoring). Kategori penghargaan yang diperoleh Kepala Badan POM termasuk dalam kompetisi berbasis non-entri, yang penilaiannya dilakukan berdasarkan hasil monitoring pemberitaan dari tanggal 1 Januari sampai 30 Juni 2021. Monitoring dilakukan dari 7.015 media online lokal, 962 media online nasional, dan 2.338 media online internasional, serta media sosial sepanjang semester I tahun 2021.

Penjurian telah dilakukan dari tanggal 26 Agustus hingga 2 September 2021. Kriteria penilaian terbagi menjadi dua, yaitu penilaian berdasarkan tokoh dan penilaian berdasarkan organisasi.  Untuk tokoh, kriteria penilaian yang dipertimbangkan meliputi ekspos, komunikasi, interaksi, kepemimpinan, dan kebijakan. Sedangkan kriteria penilaian berdasarkan organisasi meliputi ekspos, komunikasi, interaksi, kinerja, dan prestasi.

Asmono Wikan selaku Fouder dan Chief Executive Officer (CEO) dari PR INDONESIA GROUP dalam sambutannya menjelaskan, pada AHI ketiga ini terlihat antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Sekalipun ajang ini diselenggarakan di tengah kondisi pandemi yang menyulitkan untuk berkreativitas dan berinovasi. “Kami justru melihat banyak karya yang sangat inovatif dan tidak hanya sekedar untuk menggugurkan kewajiban memenuhi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,” jelasnya.

Pencapaian yang diraih Kepala Badan POM menjadi bukti kinerja beliau dalam memimpin Badan POM dalam melaksanakan tugas pengawasan obat dan makanan, khususnya dalam penanganan pandemi COVID-19. Juga menunjukkan bahwa kinerja Badan POM selama masa pandemi ini menjadi salah satu topik yang banyak diberitakan dan dicari oleh masyarakat. Masyarakat yang semakin cerdas dan melek digital tentunya akan lebih memilih informasi dari sumber terpercaya, salah satunya melalui institusi resmi seperti Badan POM.

Penghargaan yang telah diraih ini tentu tidak membuat Badan POM berdiam diri. Namun justru harus dijadikan sebagai pemacu semangat Badan POM untuk melakukan unjuk kerja yang lebih baik lagi dalam melakukan pengawalan obat dan makanan aman di Indonesia, serta menjadi salah satu sumber rujukan informasi utama terkait obat dan makanan. (HM-Bayu)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana