Kunjungan Edukatif Siswa-Siswi SD Global Islamic Labschool

23-10-2013 Hukmas Dilihat 2263 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

“Tidak baik jika adik-adik mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung MSG, karena MSG hanya untuk penambah rasa, tetapi tidak menambah gizi”. Demikian disampaikan Kepala Sub Direktorat Promosi Keamanan Pangan - Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan, Drs. AA Nyoman Merta Negara, di hadapan 56 orang Siswa-Siswi SD Global Islamic Labschool yang datang berkunjung ke Badan POM, 22 Oktober 2013.

 

“Adik-adik sebaiknya membeli makanan di tempat yang bersih, pilih makanan yang telah dimasak, dan disajikan dengan baik. Teliti makanan yang sudah dibeli apakah ada bahaya fisik, seperti kotoran, pecahan kaca, rambut, atau benda asing lainnya. Kalau ada, makanan tersebut jangan dikonsumsi” lanjut Nyoman.

 

Pemaparan materi kepada siswa-siswi SD Global Islamic Labschool ini merupakan salah satu kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi yang dilakukan oleh Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan. Hal ini ditujukan agar masyarakat, termasuk siswa-siswi SD, mengetahui dan memahami pentingnya keamanan pangan.

 

Selain pemaparan materi, kunjungan juga diisi dengan pemutaran film POMPI tentang bahaya pangan jajanan yang tidak sehat, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa-siswi antusias mendengarkan dan mengajukan beragam pertanyaan, antara lain mengenai apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli makanan, ciri-ciri makanan yang mengandung zat pewarna kimia, formalin, boraks, dll. Pada akhir acara Nyoman memberikan sekilas rangkuman mengenai poin-poin penting materi antara lain teliti dan waspada terhadap cemaran fisik, biologi dan kimia pada pangan jajanan serta jangan mudah tergiur oleh kemasan atau warna pangan jajanan yang lebih menarik yang belum tentu terjamin keamanannya.

 

Ke depan, diharapkan para siswa-siswi SD Global Islamic Labschool dapat menyebarkan informasi yang diterima kepada teman-teman lain di sekolah, di rumah, dan juga kepada masyarakat luas, agar Siswa-Siswi dan masyarakat semakin memahami tentang keamanan pangan jajanan.

 

Biro Hukum dan Humas

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana