Jakarta – Bulan Mei lalu, Presiden RI Joko Widodo meresmikan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GN-BBI) sebagai wujud dukungan Pemerintah terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia. Mengingat UMKM menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi COVID-19, Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia lebih memilih produk dalam negeri, terutama produksi UMKM untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hal ini menjadi isu utama yang diangkat oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan kunjungan kerjanya ke Badan POM pada hari Selasa (07/07). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio beserta Kepala Badan Standarisasi Nasional Kukuh S. Achmad, perwakilan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) turut hadir dalam kunjungan yang mengangkat tema “Pendampingan UMKM untuk Peningkatan Daya Saing” tersebut.
“Semangat dan budaya Gotong Royong Bangsa Indonesia dalam mengembangkan produk dalam negeri yang berkualitas harus terus diupayakan. Ini diwujudkan dalam GN-BBI, yang merupakan kerja sama semua kepentingan baik pemerintah dan swasta untuk membantu UMKM dapat bertahan. Terima kasih kepada Badan POM atas dukungannya terhadap GN-BBI dengan notifikasi pencantuman logo BBI pada produk lokal,” papar Luhut Binsar Pandjaitan dalam arahannya.
Di depan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito beserta jajaran dan Kementerian/Lembaga (K/L) yang hadir, Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya kolaborasi dari seluruh K/L terkait dan pihak yang berkepentingan untuk terus mendukung peningkatan kualitas UMKM. Salah satunya dengan menyediakan pelatihan bagi UMKM untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM bahwa dalam memenuhi konteks supply dan demand masyarakat juga harus mengedepankan faktor kualitas.
“UMKM adalah backbone ekonomi kita, jangan dipandang sebelah mata. Karena UMKM lahir dari bawah, maka perlu terus kita dukung agar bisa semakin meningkat”, ujar Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Luhut Binsar Pandjaitan juga mengapresiasi berbagai bentuk percepatan dalam proses registrasi produk pangan serta inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi yang telah dilakukan Badan POM. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi angin segar karena mampu memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya sesuai standar yang ada.
“Saya ucapkan selamat kepada Kepala Badan POM dan tim atas capaian inovasinya. Ini perlu dicontoh oleh seluruh K/L yang mengeluarkan perizinan dan sertifikasi agar pelayanan menjadi efisien dan efektif. Buat negeri kita menjadi negeri yang efisien,” tegasnya.
Di samping itu, Luhut Binsar Pandjaitan juga menekankan perlunya K/L untuk menarik investor lokal maupun asing untuk semakin menambah nilai tambah produk lokal dan membantu menciptakan lapangan kerja. Sekaligus mendorong penggunaan aplikasi penjualan online untuk memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.
Badan POM sendiri sudah sejak lama menyelenggarakan berbagai kegiatan sebagai wujud keberpihakan kepada UMKM melalui kerja sama dengan pihak-pihak terkait, salah satunya melalui program UMKM Berdaya Saing. Pada kesempatan ini, Kepala Badan POM menegaskan bahwa Badan POM terus berupaya mencari inovasi untuk mempercepat proses registrasi dan pelayanan publik. Termasuk memberikan perhatian terhadap produk yang potensial sebagai produk ekspor.
“Jadi fokus kami tidak hanya memenuhi demand dari dalam negeri, tetapi juga bagaimana caranya agar Indonesia bisa menjadi negara pengekspor yang tumbuh besar, terutama di bidang Obat dan Makanan,” jelas Kepala Badan POM. “Saya juga selalu tekankan kepada jajaran agar Badan POM selalu berinovasi dan berkolaborasi, serta berupaya untuk selalu terdepan dalam melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang Obat dan Makanan aman, baik kepada UMKM maupun masyarakat,” lanjutnya.
Pada kesempatan kunjungan kerja ini, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Badan Standarisasi Nasional, dan perwakilan K/L lainnya berkesempatan melihat secara langsung inovasi pengelolaan sistem informasi di Badan POM Command Center, juga meninjau proses pelayanan publik berbasis teknologi informasi Badan POM di Gedung Pelayanan Publik.
Menutup kunjungannya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi kembali menyampaikan imbauan agar masyarakat Indonesia selalu bangga menggunakan dan mengembangkan produk dalam negeri. “Mari kita jadikan UMKM tuan rumah di negerinya sendiri. Tuan rumah yang bermartabat, berdikari, dan inovatif.” pungkasnya. (HM-Herma)
Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan
