Kunjungan Kerja Padang: BPOM RI Berdayakan Kader Pramuka

31-07-2018 Kerjasama dan Humas Dilihat 2548 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Padang - Senin (30/7), Kepala BPOM Penny K Lukito beserta jajaran bertolak menuju Padang. Mengawali kunjungan kerjanya, Kepala BPOM menyambangi Balai Besar POM di Padang untuk bertemu seluruh pegawai. Seperti kunjungannya ke beberapa wilayah, Kepala BPOM kerapkali memberikan motivasi agar SDM BPOM terus bekerja secara profesional untuk masyarakat.

Baginya, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki loyalitas yang tinggi kepada pemerintah dan masyarakat. Untuk itu menurutnya BPOM harus memiliki strategi dan berhati-hati melangkah, namun tetap tegas melakukan penindakan. "Mari kita dukung pemerintah dengan kinerja yang kita lakukan. Kita masih butuh dukungan untuk menjadi kuat. Pastikan dukungan itu berlanjut sampai Undang-Undang Pengawasan Obat dan Makanan selesai," tegasnya. 

Melanjutkan agendanya (31/7), Kepala BPOM menghadiri Upacara Penutupan Perkemahan Gerakan Pramuka Peduli Kosmetik, Obat, dan Obat Tradisional Aman (GERAPKOTA) se-Sumatera Barat yang dilaksanakan di Bukittinggi. Dalam amanat upacaranya, Kepala BPOM mengapresiasi kerjasama yang sangat baik antara Balai Besar POM di Padang dengan Kwartir Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat.

BPOM telah menjalin kerjasama yang sangat baik dengan Gerakan Pramuka Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPOM dengan Kwartir Nasional tentang Pemberdayaan Potensi Gerakan Pramuka dalam Peningkatan Keamanan Obat dan Makanan pada tanggal 22 Februari 2017. "Kerjasama dengan Gerakan Pramuka sangat strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih obat, kosmetik, obat tradisional, dan pangan yang aman dan bermutu," ucapnya.

Ketua Harian Kwartir Daerah 03 Pramuka Sumatera Barat, Yulius menyampaikan terimakasih atas kerjasamanya. Dia mengatakan kebanggaannya kepada pramuka sebagai generasi penerus bangsa yang kegiatan pramuka yang sehat jasmani. "Ini dimulai dari makanan yang aman dan bergizi. Makanan dan kosmetik yang tidak aman sangat membahayakan generasi muda. Pramuka sebagai relawan di gugus depan untuk membantu mengawasi makanan dan kosmetik yang tidak aman," ucapnya.

Dalam sesi diskusi, Kepala BPOM yang semasa kecilnya aktif mengikuti Pramuka merasa sangat gembira dapat berjumpa dengan generasi muda pramuka yang penuh semangat menjadi duta dan agen perubahan dalam mempromosikan kepedulian akan kosmetik, obat, dan obat tradisional yang aman dan bermutu. "Pramuka yang berinteraksi langsung dengan masyarakat adalah generasi potensial untuk menjadi kader atau fasilitator keamanan obat dan makanan di lingkungan sekolah serta masyarakat", jelasnya.

Para siswa-siswi terlihat antusias mengikuti kegiatan Gerapkota yang telah dilaksanakan selama empat hari (28-31/7). Banyak dari mereka yang bertanya tentang penggunaan kosmetik, karena di usia mereka sedang gemarnya tampil menarik menggunanan kosmetik. Mereka juga diminta menjawab pertanyaan dan menyebutkan cita-citanya. "Kami ingin jadi guru, diplomat, chef, dan musisi," teriak mereka bersemangat. (HM-Fathan)

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana