Jakarta - Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito melantik Agus Budijarto sebagai Deputi Bidang Penindakan menggantikan Hendri Siswadi yang telah memasuki masa purnabakti awal tahun ini. Pelantikan berlangsung di Kantor Badan POM, Jakarta, Rabu (14/08). Agus Budijarto dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 84/TPA Tahun 2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Tinggi Madya di Lingkungan Badan POM.
"Saya berjanji bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bhakti saya kepada bangsa dan negara," kata Agus Budijarto saat mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Kepala Badan POM. Sekretaris Utama Badan POM, Elin Herlina dan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Reri Indriani menjadi saksi dalam upacara pelantikan tersebut.
Dalam sambutannya, Penny K. Lukito mengatakan bahwa reformasi di Badan POM sudah berjalan baik dan akan terus melakukan perkuatan tugas dan fungsi pengawasan obat dan makanan. “Proses reformasi di Badan POM sudah berjalan dengan baik, dan pelantikan ini merupakan salah satu proses perkuatan kinerja Badan POM," ujar Penny K. Lukito.
Sebelum menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan, Agus Budijarto merupakan Jaksa Utama Madya di Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Pria yang memiliki 2 orang putra ini juga pernah menjabat Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo (2014) dan Direktur Pengkajian Internasional di Lembaga Ketahanan Nasional selama 4 tahun (2014-2018).
Kepala Badan POM mengarahkan untuk terus melakukan penajaman peran dan strategi dalam tubuh Kedeputian Bidang Penindakan. “Deputi Bidang Penindakan sebagai struktur baru tentunya masih membutuhkan penajaman-penajaman peran dan strateginya disesuaikan dengan perkembangan zaman,” tegasnya.
Evaluasi kinerja terhadap setiap pejabat di lingkungan Badan POM akan terus dilakukan khususnya bagi para pejabat yang bergabung dari luar Badan POM. “Setiap 3 bulan, 6 bulan kinerja akan saya review, bagaimana kinerja yang sudah diberikan dan pembaruan-pembaruan yang sudah dilakukan di Badan POM. Siapa pun juga yang datang dari luar Badan POM mempunyai tugas yang berat, karena diharapkan mampu memberikan penambahan nilai terhadap segala hal yang sudah berjalan selama ini." tutupnya. (HM-Benny Hasibuan)
Biro Humas dan Dukungan Strategis Pimpinan
<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->
