JAKARTA – Selasa (08/11/16) Kepala Badan POM, Penny K. Lukito membuka acara WHO Implementation Workshop On The Quality, Safety And Efficacy Of Typhoid Conjugate Vaccines (TCV), yang diselenggarakan oleh WHO. Kegiatan yang dilaksanakan di Royal Kuningan Hotel, Jakarta Selatan ini merupakan kelanjutan dari workshop yang telah direncanakan dan diorganisir oleh WHO dan dikhususkan untuk membahas pelaksanaan pedoman kualitas, keamanan, dan khasiat TCV yang ditetapkan oleh WHO. Pedoman tersebut dapat digunakan untuk membantu negara-negara anggota WHO dalam melakukan evaluasi kualitas, keamanan, dan khasiat TCV.
Acara workshop yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut diikuti oleh sekitar 40 orang peserta dari National Regulatory Agency (NRA) Negara anggota WHO dan beberapa peserta dari Industri Farmasi. Hadir sebagai Narasumber Dr. Ivana Knezevic and Dr. Gao Kai from World Health Organization Head Quarter, Dr. Martin Eishenhawer from WHO SEARO, Dr. Jihane Tawilah and Dr. Vinod Bura from WHO Country Office Indonesia.
Dalam sambutannya Penny menjelaskan, "Kami setuju bahwa jaminan kualitas, keamanan, dan khasiat TCV yang dipasarkan di negara kita adalah tanggung jawab semua NRA. Walaupun demikian, peran industri farmasi juga sangat penting untuk menjamin produksi TCV yang sesuai dengan kriteria kualitas, keamanan, dan khasiat yang sudah ditetapkan oleh NRA".
Oleh karena itu, diharapkan workshop ini akan membantu produsen dalam memproduksi TCV dengan kualitas yang tepat dan sesuai kebutuhan NRA.
“Dengan menerapkan pedoman dalam evaluasi TCV diharapkan evaluasi dapat dilakukan lebih komprehensif, efektif, dan efisien untuk menjamin kualitas, keamanan dan khasiat TCV”, lanjut Penny.
“Workshop ini sangat penting, para peserta dapat mengambil peluang untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan dan pengalaman dalam TCV serta menikmati Kota Jakarta”, tutup Penny. HM-Rahman
Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
