Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Rokok

01-10-2013 Hukmas Dilihat 3252 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Hukmas

“Jangan percaya! Apabila dikatakan pengawasan rokok, termasuk pengawasan iklan dan promosinya dapat mematikan petani tembakau. Industri rokok dapat tetap stabil walaupun pemerintah mengatur iklan dan promosi 20131001-Hukmas_Lindungi_Generasi_Muda_dari_Iklan_Rokok_05_011013.JPGrokok". Demikian ungkap Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan NAPZA, Dra. A. Retno Tyas Utami,Apt. dalam sambutannya pada acara KIE dengan generai muda. Beliau mengajak para pelajar untuk mewujudkan lingkungan tanpa asap rokok.

 

Peduli terhadap bahaya rokok terhadap kesehatan, Badan POM secara rutin memberikan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya rokok. Pada tahun ini, kegiatan diikuti oleh kurang lebih dari 200 peserta dari 9 SMA dan SMK di wilayah Jakarta, beserta guru pendamping, dan
5 perwakilan dari Universitas di Jakarta pada Sabtu, 28 September 2013.

 

Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran kepada generasi muda tentang bahaya merokok bagi kesehatan, meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap gencarnya industri rokok mempengaruhi generasi muda melalui iklan, promosi, dan sponsor rokok sehingga berdampak pada peningkatan jumlah perokok pemula.

  

Selama kegiatan, para pelajar mendapatkan materi mengenai Bahaya Rokok yang disampaikan  Dr. Praseno Hadi, Sp.P; materi Regulasi terkait Iklan, Promosi, dan Sponsor Rokok di Indonesia dari, Dina Kania, SH (WHO Representative for Indonesia); materi Strategi Industri Rokok dalam Menjaring Perokok Pemula Melalui Iklan, Promosi dan Sponsor dari Lisda Sundari, SE (Lentera AnakIndonesia); serta materi Kiat-Kiat Berhenti Merokok Pada Remaja dari Dr. Rita Damayanti. Terakhir, Direktur Pengawasan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif, Togi J. Hutadjulu mengajak para pelajar untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing dalam mensosialisasikan bahaya rokok bagi kesehatan dan bagaimana cara berhenti merokok.

 

Biro Hukmas

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana