Jakarta - BPOM terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan budaya BerAKHLAK. Senin (19/12/2022), BPOM mengadakan kegiatan “Implementasi Budaya Integritas dalam Pelaksanaan Internalisasi Core Value BerAKHLAK” yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM). Kegiatan menyasar para pemimpin perubahan serta para agen perubahan (Agent of Change/AOC) untuk bisa menjadi role model di unit kerjanya masing-masing.
BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Dibentuknya core values Aparatur Sipil Negara (ASN) ini merupakan salah satu upaya menggerakkan percepatan Sumber Daya Manusia ASN. Dengan adanya core values baru ini, diharapkan setiap ASN baik di pusat maupun di daerah memiliki semboyan dan semangat yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala PPSDM POM, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa mewakili Sekretaris Utama BPOM membuka kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat membentuk pemimpin dan agen perubahan reformasi birokrasi yang dapat dijadikan role model dan motivator untuk pegawai lain di lingkungan BPOM.
“Pemimpin dan agen perubahan diharapkan dapat mendorong dan menggerakkan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah organisasi yang lebih baik, yakni dengan menginternalisasikan core values BerAKHLAK dan nilai integritas di lingkungan kerja BPOM sebagai salah satu rencana aksi program internalisasi dan sosialisasi Reformasi Birokrasi maupun budaya organisasi di unit kerja,” ungkapnya. Hal ini seiring dengan fungsi pemimpin dan agen perubahan sebagai penggerak perubahan, katalisator, pemberi solusi, serta mediator.
Bertempat di Hotel Resinda Karawang, agenda pertama di pagi hari dimulai dengan aktivitas capacity building. Para pemimpin perubahan yang merupakan para Kepala Unit Kerja berinteraksi langsung dengan para agen perubahan untuk menanamkan bersama nilai-nilai core values BerAKHLAK. Pada siang harinya, seluruh peserta mendapatkan materi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai Implementasi Budaya Integritas, serta dari Inspektorat BPOM mengenai Pembangunan Budaya Integritas di Lingkungan BPOM.
Baru-baru ini, BPOM diapresiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) terkait BerAKHLAK, yaitu sebagai Best Starter Indeks BerAKHLAK kategori Berorientasi Pelayanan dan Best Starter Overall Indeks BerAKHLAK tingkat Lembaga. BPOM berupaya menginternalisasi dan membangun budaya integritas nilai BerAKHLAK dalam melakukan pekerjaan dan pelayanan bagi masyarakat di Indonesia. (HM-Hendriq)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
