MENGEMBANGKAN KOMPETENSI UNTUK MENDUKUNG DIGITALISASI LAYANAN PUBLIK BADAN POM

08-08-2019 Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan Dilihat 2522 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Bekasi - Seiring dengan perkembangan jaman dan era globalisasi pada semua aspek, sektor pemerintahan berperan untuk melaksanakan digitalisasi pelayanan publik. Badan POM sadar benar memasuki era transformasi digital 4.0 memberikan konsekuensi tuntutan yang sangat tinggi dari masyarakat. Dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik, diperlukan sarana prasarana serta sumber daya manusia teknologi informasi yang tangguh.

Salah satu upaya penyediaan sumber daya manusia, Badan POM menyelenggarakan Workshop Jabatan Fungsional Pranata Komputer pada hari Rabu-Sabtu, 7-10 Agustus 2019 di Harris Hotel and Convention Hall Summarecon Bekasi. Workshop mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi SDM TI dalam rangka Mendukung Layanan Publik Menuju Transformasi Digital 4.0”. Workshop bertujuan untuk meningkatkan kompetensi terkait Peran Jabatan Fungsional Pranata Komputer dalam mendukung pelayanan publik serta penilaiannya dalam jenjang karirnya .

Workshop dibuka oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif, Rita Endang dan diikuti oleh 122 peserta baik dari unit teknis pusat, Balai Besar/Balai POM dan Loka POM. Dalam sambutannya, Rita Endang mengajak Tim TI agar melaksanakan tugasnya di unit masing-masing dengan sebaik-baiknya, serta selalu mengajak unitnya untuk menuju IT-minded sehingga pelayanan publik dapat berjalan dengan baik dan menjadikan Badan POM lebih hebat.

Pada hari pertama beberapa materi disampaikan baik dari internal Badan POM maupun ekternal. Materi dimulai oleh Tri Asti Isnariani, Direktur Pengawasan Keamanan, Mutu, Ekspor dan Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif selaku Plt Kepala Pusdatin juga memberikan paparan terkait Sistem Teknologi Informasi dalam Pelayanan Publik Badan POM. Pada kesempatan yang sama dipaparkan pula Master Plan TIK dan Big Data yang dilaksanakan di Badan POM oleh Eddy Nurmanto, selaku konsultan Badan POM. Acara pertama ditutup dengan paparan Daryanto dari Badan Pusat Statistik sebagai Instansi Pembina jabatan Pranata Komputer terkait langkah-langkah penyusunan DUPAK

Workshop di hari kedua difokuskan pada Administrasi dan Teknis Tata Cara Penilaian Jabatan Fungsional Pranata Komputer, dengan narasumber dari BPS. Diskusi kelompok yang didampingi oleh BPS agar peserta lebih memahami dalam pembuatan DUPAK.

Penjelasan-penjelasan yang disampaikan diharapkan dapat memberikan peningkatan kompetensi kepada SDM dalam mendukung pelayanan publik di Badan POM tanpa mengabaikan apresiasi untuk Pranata Komputer.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana