Pati - Sejalan dengan visi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yaitu Obat dan Makanan Aman Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Daya Saing Bangsa, maka untuk mencapai visi tersebut BPOM melakukan kegiatan berkesinambungan agar masyarakat dapat memilih obat dan makanan yang aman dan berkualitas secara mandiri melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). BPOM bekerjasama dengan Anggota DPR Komisi IX- dr. Sumarjati Arjoso, SKM melaksanakan kegiatan KIE dengan tema “Obat dan Makanan yang Terpercaya Melalui Website BPOM”. KIE dilaksanakan 23 Maret 2019 di Gedung Koperasi Pegawai Republik Indonesia, Sadar, Juwana di Kabupaten Pati bersama 200 warga Kabupaten Pati. Pembukaan dan sambutan dilakukan oleh Tokoh masyarakat di Kabupaten Pati yang menyatakan sangat mendukung kegiatan KIE seperti ini agar masyarakat dapat mengetahui cara untuk menyikapi dan menghindari konsumsi obat dan makanan yang tidak aman dan bermutu.
Kepala Bidang Sistem Informasi, Arief Dwi Putranto, S.Si, Apt, MT melalui pemaparannya mengajak masyarakat untuk menjadi Konsumen Cerdas melalui "Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa" sebelum mengkonsumsi baik obat dan Makanan. Selain itu, Beliau menghimbau agar masyarakat selalu memastikan kevalidan berita terkait obat dan makanan pada Website BPOM ataupun dengan menghubungi Contact Center Halo BPOM 1500 533. Dalam mempermudah masyarakat dalam melakukan verifikasi produk, BPOM membangun aplikasi Cek BPOM dan BPOM Mobile yang dapat diunduh pada playstore.
Perwakilan Balai Besar POM di Semarang, Kepala Bidang Infokom, Sri Murfiah, S.Si, Apt, menghimbau untuk selalu waspada terhadap peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat. Selain itu, beliau menghimbau masyarakat menerapkan sistem DAGUSIBU dalam penggunaan obat. DAGUSIBU, Dapatkan obat pada tempat yang benar, Gunakan sesuai indikasi dan regimen dosis, Simpan sesuai keterangan pada kemasan, dan Buang dengan prosedur yang tepat. Penerapan ini guna menghindari masyarakat dari bahaya obat yang dapat merugikan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ditutup oleh dr. Sumarjati Arjoso, SKM, anggota Komisi IX DPR RI yang menyampaikan paparan tentang Fungsi DPR dalam Pengawasan Program Pemerintah di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Disampaikan bahwa DPR RI selalu mendukung kegiatan pengawasan peredaran obat dan makanan serta dalam pengalokasian anggaran pemerintah dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Beliau juga menghimbau masyarakat untuk berkonsultasi dengan Apoteker dalam penggunaan obat sehingga terapi dapat berjalan maksimal untuk penyembuhan pasien.
Partisipasi aktif peserta KIE dalam mengajukan pertanyaan memperlihatkan besarnya antusias peserta untuk memahami dan menjadi Konsumen Cerdas. Oleh karena itu, melalui pelaksanaan KIE yang berkesinambungan menjadi salah satu upaya menjadikan masyarakat Indonesia sebagai Konsumen Cerdas dan meningkatkan wawasan masyarkat tentang obat dan makanan. Selain itu, melalui KIE mendukung terciptanya obat dan makanan aman dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Untuk memperoleh informasi yang terpercaya, masyarakat dapat menghubungi Contact Center Halo BPOM 1500 533.
Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan
