Mewujudkan Cita-Cita Indonesia SATU DATA di Badan POM
Pada Tahun 2016, Badan POM melakukan terobosan untuk mulai melakukan tata kelola data dengan kegiatan Pengembangan Sistem Manajemen Data dan Informasi (MDI). Kegiatan yang telah didukung kuat oleh pimpinan ini diharapkan mampu menjawab tantangan “SATU DATA PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN”, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, pemerintah pusat serta pimpinan puncak Badan POM dengan cepat dan tepat.
Kegiatan MDI Tahun 2016 di Badan POM telah melalui tahapan assessment dan hasil assessment telah didiseminasikan melalui acara Konsinyering Kegiatan MDI Badan POM pada tanggal 20-21 Juli 2016 di Hotel Balairung Jakarta Pusat. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian dan Badan Informasi Geospasial yang membagi pengalamannya dalam implementasi “SATU DATA” di Kementerian/Lembaga tersebut. Pada hasil assement, diberikan komentar bahwa seluruh unit di Badan POM terbukti telah ‘Melek Teknologi’, dengan melihat banyaknya aplikasi yang mencapai jumlah 200-an aplikasi. Banyaknya bisnis proses yang telah diautomasisasi memberikan dampak hasil data yang melimpah, akan tetapi data-silos yang saling tak terintegrasi dan tak konsisten standarisasi datanya ini mendorong permasalahan kualitas data menjadi tak terelakkan di lintas unit kerja BPOM. Permasalahan kualitas data ini tidak berarti bahwa data Badan POM tidak akurat, namun saja belum memenuhi kategori data yang “Govern” (sudah tertata baik untuk menjadi “SATU DATA”). Hasil assessment selanjutnya akan menjadi dasar dalam membuat perancangan Data Governance (Kebijakan Data, Standarisasi Data), DQM (Data Quality management), dan MDM (Metadata Management) di Badan POM dan Roadmap implementasinya.
Kegiatan proyek MDI ini adalah kegiatan 5 Tahun yang pada akhirnya diharapkan dapat membangun data Badan POM yang terpadu dan menuju SATU DATA yang dicita-citakan pemerintah. Sebagaimana arahan dari Bapak Presiden yang telah disampaikan kepada BPS selaku pelaksana UU Nomor 16 Tahun 1997 untuk menyatakan data strategi nasional.
Inisiatif baru di Bidang Data Governance melalui kegiatan MDI di Badan POM merupakan bagian dari Area Perubahan Reformasi berupa upaya Perkuatan Organisasi-Aspek Sistem dan Tata Laksana, yang selanjutnya akan mempengaruhi area perubahan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Dalam penutupannya Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan, Dra. Rita Endang, M.Kes, Apt, menyampaikan bahwa semua proses ini membutuhkan dukungan dari semua unit teknis di Badan POM. Tata kelola data untuk menghasilkan SATU DATA diharapkan merupakan pekerjaan yang berkesinambungan terus menerus dan menjadi “budaya kerja” yang tertanam dalam sistem/proses bisnis Badan POM.
Pusat Informasi Obat dan Makanan
