“Oke” atau “Aha” atau “Wow” adalah merupakan ekspresi yang kerap dilontarkan ketika kita melihat sesuatu yang menurut kita menarik atau memuaskan. Saat ini paradigma telah berubah, kata “Oke” kini dianggap biasa saja. Namun ketika masyarakat mengatakan “Wow” atas sesuatu, itu baru luar biasa. Hal tersebut disampaikan Hermawan Kartajaya, Founder & CEO Markplus, Inc. pada penganugerahan penghargaan “Indonesia WOW Brand 2014” di JS Luwangsa Hotel, Jakarta, 25 Juni 2014. Penghargaan untuk Consumer Healthcare Product and Services ini digelar sebagai rangkaian penghargaan untuk merek-merek dari berbagai Industri yang dinilai “Wow” oleh masyarakat/ konsumen.
Pada sambutannya, Kepala Badan POM, Roy A Sparringa menyampaikan bahwa Badan POM juga tidak mau kalah dengan perusahaan swasta. Badan POM juga ingin dikatakan “Wow” oleh masyarakat, terutama dalam pelayanannya. “Kami sangat mendukung hal ini. Kami sudah mengevaluasi pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner sebagai tools survei yang dilakukan Markplus. Inc.” ungkap Kepala Badan POM. Pada dasarnya survei tersebut untuk melihat bagaimana tanggung jawab pelaku usaha dalam melakukan perlindungan terhadap konsumennya yang mendukung pelayanan Badan POM kepada masyarakat. “Kami berharap para pelaku usaha akan berlomba-lomba melindungi konsumennya dengan memberikan informasi yang benar dan positif”, jelasnya. “Disamping itu, tentu saja kami akan merubah paradigma kami untuk meningkatkan mutu kinerja dan strategi untuk akses pelayanan Badan POM yang maksimal bagi masyarakat”, imbuhnya.
Pada diskusi panel yang melibatkan dr. Hasmoro, Dirut. Hermina Hospital Group; dr. Ayi Djembarsari, MARS Direktur Pengembangan dan Pemasaran RS. Cipto Mangunkusumo; Sintesa Sunarjo, Deputy Marketing Director OTC Kalbe Farma; serta Ary Gunawan Murtomo, Wakil Sekjen GP.Farmasi, secara bersama-sama mereka menyatakan bahwa masing-masing akan terus meningkatkan pelayanan terhadap konsumen dan mendukung penuh kegiatan-kegiatan terkait kesehatan untuk masyarakat.
Label pada kemasan obat tidak cukup hanya dengan jelas, namun sangat penting bahwa label tersebut tidak akan menimbulkan missleading meskipun masyarakat kini sudah sangat cerdas karena di era digital ini akan memudahkan mereka mencari informasi yg lebih lengkap di dan dari mana saja. Masyarakat yang cerdas semakin menuntut untuk diberikan pelayanan yang maksimal. Untuk itu setiap elemen terkait harus berbenah diri, bersiap untuk melakukan perubahan, yaitu memuaskan masyarakat. Masyarakat yang cerdas memiliki kekuatan untuk memilih, bagaimana kita dapat bersaing, dan dipilih. Mari kita bangun Badan POM “Wow” dan Konsumen “Wow”, “Satu Tindakan Untuk Masa Depan, Baca Label Sebelum Membeli”. HM-06
Biro Hukum dan Humas
