Mudah, Murah untuk UMKM Berdaya Saing

19-07-2018 Hukmas Dilihat 2790 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Yogyakarta - Sebagai lembaga yang mengawasi obat dan makanan di Indonesia, BPOM terus mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memiliki produk yang aman serta berdaya saing. Dalam pembukaan "Sarasehan UMKM berdaya saing bersama BPOM" di Yogyakarta (19/7), Kepala BPOM Penny K. Lukito menegaskan dukungannya  terhadap UMKM. "Keberpihakan BPOM terhadap UMKM menjadi program prioritas, sesuai dengan Nawacita Indonesia. BPOM ada di barisan terdepan, sesuai fungsi utama BPOM sebagai pengawas produk obat dan makanan."

 

Penny mengharapkan UMKM yang hadir dalam sarasehan ini bisa mendapatkan informasi dan berdialog langsung serta dapat membuktikan mudahnya pendaftaran pangan di BPOM. "Untuk biaya registrasi pangan, khusus untuk UMKM biaya pendaftarannya turun 50%. Semua ini adalah program pemerintah untuk mendukung UMKM dan BPOM terbuka untuk konsultasi", jelasnya.

 

Dalam acara tersebut turut dilakukan penyerahan Surat Persetujuan Pendaftaran atau Nomor Izin Edar (NIE) kepada 6 UMKM pangan dan 3 UMKM obat tradisional secara langsung oleh Penny. Keseluruhan UMKM telah melalui proses pendaftaran dan mendapat NIE.

 

Sarasehan turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Ristina Suwanti dan seluruh Kepala Balai Besar/Balai POM di Indonesia.

 

Di akhir pidatonya Penny K. Lukito mengingatkan UMKM tentang pendaftaran produk. "Proses pendaftaran di BPOM itu mudah, murah. karena itu jangan sekali-sekali menggunakan biro jasa, akan menjadi lebih mahal dan memakan waktu lama." tutupnya. (HM-Bayu)

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana