“Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Kabupaten Bogor pada khususnya atas dukungan kepada BPOM sehingga pada hari ini kita dapat menyaksikan peresmian Loka POM di Bogor,” demikian disampaikan Kepala BPOM Penny K. Lukito saat meresmikan Loka POM di Bogor pada Selasa (23/10). “Dukungan ini sangat bermakna mengingat pada masa-masa awal memang masih dijumpai keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, anggaran, dan fasilitas di Loka POM.” lanjutnya.
Pembentukan Loka POM di 40 Kabupaten/Kota, termasuk Loka POM di Kabupaten Bogor, tidak semata penguatan kelembagaan BPOM tetapi juga merupakan wujud komitmen BPOM dalam meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat dan daya saing bangsa. “Loka POM hadir sebagai wujud negara hadir untuk mendekatkan pelayanan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha,” ungkap Kepala BPOM.
Loka POM di tingkat Kabupaten/Kota ini akan memantau kondisi riil dan permasalahan obat dan makanan dengan lebih baik sehingga BPOM dapat mengnanggulangi masalah lebih tepat dan cepat. Loka POM di Bogor sendiri mempunyai wilayah pengawasan meliputi Kota dan Kabupaten Bogor serta Kota Depok. Setidaknya terdapat 17 industri farmasi, 71 industri obat tradisional, 55 Usaha Kecil Obat Tradisional, 1 Usaha Menengah Obat Tradisional, 54 Industri Kosmetik, 199 Industri Pangan, dan 1.835 Industri Rumah Tangga Pangan yang harus diawasi oleh Loka POM di Bogor.
Peresmian Loka POM di Bogor ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Tri Wahyu Harini, yang sekaligus membacakan sambutan Bupati Kabupaten Bogor yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih atas inisiatif BPOM membentuk Loka POM di Kabupaten Bogor, sehingga dapat menyediakan keterjaminan keamanan dan kualitas obat dan makanan untuk masyarakat Bogor
Harapannya, jika ada temuan obat dan makanan yang tdk memenuhi syarat, agar dapat segera diumumkan kepada masyarakat.
"Perlu sinergi dengan berbagai perangkat daerah untuk dapat menjalankan pengawasan dengan optimal. Ketidakamanan makanan dapat menyebabkan banyak masalah. Pengawasan pangan di seluruh rantai pangan sangat penting, untuk memastikan deteksi dini. Karena itu, keberadaan Loka POM di Bogor sangat penting." ungkapnya.
Kepala BPOM menyampaikan harapannya, agar peresmian Loka POM di Bogor ini menjadi momentum untuk peningkatan kesehatan masyarakat melalui kinerja pengawasan dan kerjasama lintas sektor yang lebih baik. (HM-Hasibuan)
