Jakarta- Dari 18.847 orang yang melamar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Badan POM, sekitar 2% atau 387 orang diterima sebagai CPNS Badan POM yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia. Badan POM juga mendapat tambahan 17 CPNS yang berasal dari lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Total tambahan Sumber Daya Manusia (SDM) Badan POM berjumlah 404 orang CPNS. Amanah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan POM dibangun sejak menjadi CPNS dengan memupuk motivasi, semangat, dan komitmen untuk memberikan kontribusi, dan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.
Sebagai langkah awal, seluruh CPNS Badan POM akan mengikuti Pelatihan Orientasi CPNS yang dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2022 hingga 25 Maret 2022. Pelatihan ini terdiri dari pembekalan materi klasikal maupun non klasikal yang bertujuan untuk memberikan bekal bagi CPNS agar mampu melaksanakan pengabdian di Badan POM dengan memahami nilai-nilai dasar yang harus dipegang teguh sebagai ASN secara umum serta tentang tugas dan fungsi Badan POM secara khusus.
Orientasi ini dibuka langsung oleh Kepala Badan POM, Penny K. Lukito yang dilaksanakan di gedung Bhinneka Tunggal Ika, Badan POM, Selasa (01/03/2022). “Selamat datang dan selamat bergabung para generasi muda CPNS, Badan POM bangga menyambut putera-puteri terbaik bangsa yang telah memilih untuk menjadi bagian dari birokrasi sebagai abdi negara dan masyarakat di Badan POM,” ujar Kepala Badan POM.
Dalam paparannya Kepala Badan POM menegaskan bahwa ASN harus memegang komitmen tinggi untuk mengutamakan kepentingan organisasi. Salah satunya, ASN Badan POM harus bersedia ditempatkan pada wilayah kerja Badan POM di seluruh Indonesia. Sebagai contoh, CPNS yang saat ini mendapatkan penempatan di Badan POM Pusat tentunya akan menjalani implementasi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) pada beberapa tahun mendatang atau dimutasi ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah sesuai kebutuhan organisasi.
ASN dapat berperan sebagai perekat bangsa panutan masyarakat dalam memupuk nasionalisme, jiwa patriotisme, dan bela negara. “Jauhi tindakan yang melanggar kode etik dan kode perilaku ASN, laksanakan nilai-nilai Pancasila, jaga persatuan dan kesatuan bangsa, hindari radikalisme, serta bangun relasi yang baik dengan para stakeholder dan masyarakat.” pesan Kepala Badan POM.
Pada akhir sambutannya, Kepala Badan POM berharap partisipasi dan interaksi aktif CPNS dengan narasumber, fasilitator, coach, dan mentor sepanjang pelaksanaan pelatihan orientasi. Semoga pelatihan ini dapat secara nyata membangun pengetahuan, keterampilan, dan sikap dasar maupun teknis yang baik bagi CPNS Badan POM untuk dapat melayani masyarakat dengan setulus hati dan penuh tanggung jawab. “Gelorakan selalu semangat Solid, Loyal, Tangguh, dan Pantang menyerah,” tutup Kepala Badan POM. (HM-Grace)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
