Jakarta – Tanggal 1 Juni 1945, kali pertama Bung Karno sebagai proklamator kemerdekaan memperkenalkan Pancasila dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Tahun ini, mengambil tema "Pancasila, Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045", upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dilaksanakan di seluruh pelosok Indonesia, termasuk di kantor BPOM.
Upacara di lapangan depan Gedung Bhinneka Tunggal Ika BPOM, Sabtu (01/06/2024) diikuti oleh 75% pegawai BPOM yang menggunakan beragam pakaian daerah. Sementata 25% pegawai lainnya mengikuti upacara secara daring. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPOM RI L. Rizka Andalusia menjadi Inspektur Upacara didampingi Jajaran Kedeputian Bidang Pengawasan Pangan Olahan sebagai petugas upacara.
Setelah pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Plt. Kepala BPOM membacakan naskah pidato yang dirilis Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Disebutkan bahwa tema peringatan tahun ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan Indonesia dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri, dan berdaulat.
“Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tuturnya. Lebih lanjut Plt. Kepala BPOM menyampaikan bahwa Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia.
Tak hanya di kantor BPOM pusat, upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila juga dilaksanakan di unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. Sekretaris Utama Rita Mahyona mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Garuda Kota Dumai, yang mana Presiden Joko Widodo hadir sebagai Inspektur Upacara.
Di mana pun upacara dilaksanakan, semua memanjatkan doa yang sama, yaitu agar masyarakat Indonesia saling menghargai kebhinnekaan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi. Semoga upacara peringatan hari ini dapat memompa semangat Indonesia untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia. (HM-Nelly)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
