Pelaksanaan Diklat Orientasi CPNS Badan POM Tahun Anggaran 2015

08-06-2015 Kepegawaian Dilihat 2875 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Sebagai salah satu upaya pelaksanaan Reformasi Birokrasi terkait area perubahan penataan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur, memperkenalkan tugas pokok dan fungsi Badan POM, serta dalam rangka penerapan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yaitu meningkatkan kompetensi, menciptakan aparatur Badan POM yang mampu berperan sebagai pembaharu - perekat persatuan dan kesatuan bangsa, membentuk karakter aparatur sesuai Budaya Organisasi Badan POM yaitu PIKKIR (Profesional, Integritas, Kredibilitas, Kerjasama Tim, Inovatif, Responsif / Cepat Tanggap), membentuk integritas pribadi yang beretika, membentuk mental juang yang berorientasi pada kepentingan Badan POM dan pelayanan prima kepada masyarakat Indonesia, mampu bekerja seirama dengan ritme kerja yang terbentuk di Badan POM untuk memberikan pelayanan publik prima kepada masyarakat, serta merasa sama dan akan bekerja dengan optimal ketika ditempatkan di unit kerja penempatannya, baik di unit kerja Pusat maupun Balai Besar / Balai POM, maka Badan POM telah melaksanakan Diklat Orientasi CPNS selama 3 (tiga) minggu pada tanggal 4 s.d 21 Mei 2015.

 

Diklat Orientasi CPNS Tahun Anggaran 2015 diikuti oleh sebanyak 372 (tiga ratus tujuh puluh dua) orang CPNS yang direkrut pada tahun 2014, terdiri dari 371 (tiga ratus tujuh puluh satu) orang dari Formasi Umum dari total alokasi Formasi Umum yang diberikan oleh KemenPANRB sebanyak 400 (empat ratus) formasi, dan 1 (satu) orang dari Formasi Khusus Putra / Putri Papua. Adapun persentase jumlah CPNS berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki sejumlah 98 (sembilan puluh delapan) orang atau 26% dan perempuan sebanyak 274 (dua ratus tujuh puluh empat) orang atau 74%.

 

Diklat Orientasi ini dibuka oleh Kepala Badan POM dan Sekretaris Utama Badan POM pada tanggal 4 Mei 2015 di Aula Menza - SMAN 68 Jakarta Pusat. Kepala Badan POM menyampaikan arahan dan materi antara lain bahwa dalam rangka menuju lembaga yang profesional, Badan POM terus menerus melakukan upaya perbaikan dan perubahan, mengingat peran Badan POM dalam melakukan pengawasan Obat dan Makanan saat ini semakin berat, terlebih dengan semakin banyak masuk berbagai produk Obat dan Makanan dari luar negeri, serta semakin maraknya peredaran produk Obat ilegal, palsu, atau sub standar. Untuk mencapai hal tersebut perlu didukung oleh peran SDM yang terlibat. Diharapkan CPNS dapat menjadi agen perubahan dan menjadi calon pemimpin di masa depan.

 

Klik disini untuk selengkapnya

 

 

Biro Umum

 

 

 

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana