Pelantikan BPOM 2024, Akselerasi Kinerja Pengawasan Obat dan Makanan Optimal

13-08-2024 Kerjasama dan Humas Dilihat 3770 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPOM RI L Rizka Andalucia melantik dan mengambil sumpah jabatan 11 pejabat struktural pada Senin (12/8/2024). Pejabat Struktural yang dilantik terdiri dari 2 pejabat pimpinan tinggi madya, 2 pejabat pimpinan tinggi pratama, dan 7 pejabat administrator di lingkungan BPOM. 

Pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik, yaitu Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan dan Inspektur Utama. Jabatan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan diemban oleh Elin Herlina, sementara jabatan Inspektur Utama diemban Yan Setiadi. Pada jabatan pimpinan tinggi pratama, Yani Ardiyanti dilantik sebagai Kepala Balai Besar POM di Palembang dan Ali Yudhi Hartanto sebagai Kepala Balai Besar POM di Palangkaraya.

Untuk posisi pejabat administrator, Henri Agus Kurniawan dilantik sebagai Kepala Bagian Barang Milik Negara Biro Umum dan Renggo Triwijoyo sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Biro Umum. Selanjutnya dilantik juga 5 pejabat pengawas, yaitu Putra Gusrianto sebagai Kepala Loka POM di Kabupaten Dharmasraya, Tumiur Gultom sebagai Kepala Loka POM di Kabupaten Toba, Indera Permana sebagai Kepala Loka POM di Kabupaten Aceh Selatan, Andrea sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia POM, dan Warmanto sebagai Kepala Subbagian Kesekretariatan Deputi Bidang Penindakan.

Plt. Kepala BPOM RI dalam arahannya menegaskan bahwa fungsi jabatan yang dilantik, terutama pada posisi jabatan pimpinan tinggi madya, perlu diperkuat agar pengawasan lebih optimal. “Fungsi pengawasan di bidang pangan olahan dan Inspektorat Utama perlu diperkuat dengan pejabat definitif untuk mengakselerasi kinerja pengawasan obat dan makanan yang lebih optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelantikan merupakan salah satu bagian dari pengembangan karir berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan rekam jejak. Menurutnya, dalam organisasi harus ada dinamika dan pergantian agar pegawai menjadi lebih agile dalam menjalankan tugasnya. 

Di akhir pelantikan, Plt. Kepala BPOM berpesan kepada para pejabat yang dilantik agar menjauhi tindakan yang melanggar kode etik dan kode perilaku aparatur sipil negara (ASN). Pejabat BPOM diharapkan selalu menjunjung core value BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) serta membangun relasi yang baik dengan stakeholder dan masyarakat.

“Sumpah janji pada pelantikan ini adalah ikrar untuk selalu loyal pada bangsa dan negara. Buktikan dengan kinerja terbaik dan prestasi. Mari kawal bersama agar BPOM dapat menjadi regulator yang berintegritas, kredibel, dan membanggakan,” tutupnya. (HM-Devi)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana