Marilah kita semua bekerja keras dan bekerja cerdas agar menyumbangkan sesuatu yang optimal kepada bangsa dan negara kita. Demikian disampaikan Kepala Badan POM Dra. Lucky S. Slamet, Apt., MSc dalam sambutannya pada acara Pelantikan dan Pengambilan sumpah Pejabat Eselon I A, IIIA, dan IVA di lingkungan Badan POM pada hari Kamis, 9 Agustus 2012 di Aula Gedung C Badan POM.
Adapun pejabat tructural yang dilantik pada hari ini adalah sebagai berikut :
- Dra. Antonia Retno Tyas Utami, Apt., M.Epid sebagai Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik, Narkotika, Psitropika dan Zat Adiktif Badan POM RI
- Drs. T. Bahdar Johan Hamid, Apt., M.Pharm sebagai Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen Badan POM RI
- Mimin Jiwo Winanti, S.Si, Apt sebagai Kepala Sub Direktorat Harga Obat dan Farmakoekonomi Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT Badan POM RI
- Bayu Wibisona, S.Si, Apt sebagai Kepala Sub Direktorat Pengawasan Bahan Baku Obat dan Analisis CPOB Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT Badan POM RI
- Nani Handayani, S.Si, Apt sebagai Kepala Seksi Inspeksi Sarana Produksi Produk Terapetik dan PKRT Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT Badan POM RI
- Dra. Mudi Yunita Bukit, Apt sebagai Kepala Seksi Sertifikasi Sarana Produksi Produk Terapetik dan PKRT Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT Badan POM RI
- Tri Wagiyanti, S.Si, Apt sebagai Kepala Seksi Pengawasan Bahan Baku Obat Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT Badan POM RI
- Nursaadah, S.Si, M.Si sebagai Kepala Seksi Analisis Penerapan CPOB Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT Badan POM RI
Lebih lanjut, dalam sambutannya Kepala Badan POM juga menyampaikan bahwa tantangan bidang pengawasan obat dan makanan yang semakin kompleks mengharuskan seluruh pejabat dan staf Badan POM harus lebih proaktif dalam sikap profesionalismenya. Terkait dengan hal tersebut, bagi pejabat yang baru dilantik agar dapat menerapkan prinsip-prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi dalam lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Badan POM RI serta lintas instansi dan lintas sektor, baik di tingkat Pemerintah Pusat maupun Daerah.
Upaya rotasi, mutasi, dan promosi jabatan struktural yang dilakukan merupakan tuntutan organisasi agar terjadi peningkatan kinerja organisasi Badan POM RI secara bermakna untuk menjawab ekspektasi masyarakat dan pemangku kepentingan yang makin tinggi.
Ekspektasi yang tinggi dari pemangku kepentingan inilah yang menuntut Badan POM sebagai suatu organisasi yang berbasis ilmiah "scientific base organization"membuat Badan POM harus senantiasa memberikan kesempatan optimal bagi seluruh pegawainya untuk berkarya secara profesional dan sekaligus mengharapkan agar setiap pegawai dapat bekerja dengan integritas tinggi, jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan Negara yang didasari oleh pelaksanaan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab.
Beliau juga mengingatkan bahwa Badan POM harus terus melaksanakan Reformasi Birokrasi yang menekankan pada 3 unsur pokok yaitu kualitas birokrasi, pemberantasan korupsi dan pembangunan infrastruktur. Beliau meminta kepada seluruh jajaran Badan POM dan Balai Besar/Balai POM agar mencermati pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Badan POM yang telah kita lakukan pada tanggal 14 Mei 2012 lalu dengan disaksikan oleh KeMenPAN dan BPK, dan selanjutnya diikuti dengan pemilihan unit kerja yang dinyatakan sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Semoga pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah yang diberikan ini dengan baik.
Biro Hukmas
