Pelantikan di Masa Pandemi COVID-19, Energi Baru Semangat Baru

10-06-2020 Kerjasama dan Humas Dilihat 3388 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta - Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito melantik 42 orang pejabat struktural di lingkungan Badan POM, Rabu (10/06). “Meskipun kita masih dalam keadaan pandemi COVID-19, bukan berarti tidak dapat melakukan rotasi dan mutasi pejabat. Justru pelantikan ini menjadi sangat penting, karena salah satu kunci menghadapi pandemi adalah bekerja dengan cerdas. Pelantikan ini akan membawa energi baru dan semangat baru dalam bekerja, termasuk dalam penanganan COVID-19,” tegas Kepala Badan POM usai melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat structural secara virtual.

 

Lebih lanjut Kepala Badan POM menyampaikan bahwa Badan POM telah menunjukkan kontribusinya dalam penanganan COVID-19, antara lain melalui peminjaman mobil insinerator, pengujian spesimen COVID-19, pemeriksaan obat donasi, serta pelaksanaan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) melalui berbagai jenis media. “Pelantikan pejabat struktural hari ini, baik yang di Badan POM pusat maupun Balai Besar/Balai POM di daerah merupakan salah satu komitmen untuk memastikan kontribusi atas pencegahan dan penanganan COVID-19 dapat merata di seluruh daerah,” tutur Kepala Badan POM.

 

Badan POM terus memperkuat organisasi, termasuk dengan menetapkan Peraturan Badan POM Nomor 9 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis (Renstra) Badan Pengawas Obat dan Makanan 2020-2024. Renstra merupakan panduan dalam mencapai Visi Misi Badan POM, yang mencerminkan bahwa Badan POM bukan hanya berfokus pada hari ini, tapi telah memiliki skema yang jelas ke depan untuk memastikan cita-cita mulia Badan POM mewujudkan Obat dan Makanan aman pada tahun 2024.

 

Kontribusi dan perkuatan regulasi tersebut masih perlu dimaksimalkan. Kepala Badan POM menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah guna mencegah penyebaran kasus COVID-19 maupun mengantisipasi dampak di sektor lain. Kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder maupun pelibatan masyarakat langsung juga telah dijalankan. Namun hal tersebut dirasa belum optimal karena jumlah kasus aktif COVID-19 masih terus bertambah secara nasional.

 

Kontribusi dan perkuatan regulasi harus diperkuat dengan SDM yang andal dan adaptif. Kepala Badan POM menyampaikan bahwa Badan POM memerlukan pemimpin yang mampu beradaptasi dan berinovasi dalam situasi sulit. Badan POM menyeleksi orang-orang terbaik untuk mengisi jabatan struktural di Badan POM. Promosi dan rotasi diperlukan untuk mendorong peningkatan kinerja organisasi Badan POM. Promosi membangun kecakapan sedangkan rotasi men-challenge kecakapan dan integritas kepemimpinan melalui penugasan di tempat yang berbeda. (HM-Khairul)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

 

Daftar Pejabat yang Dilantik

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana