Pelatihan Teknik Pengambilan Sampel PJAS

07-03-2012 Produk Pangan Dilihat 2659 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Produk Pangan

Sebagai bentuk komitmen dalam menunjang kesuksesan Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (AN-PJAS), serta dalam rangka peningkatan kompetensi pengambil sampel PJAS baik dari unit teknis di pusat maupun Balai / Balai Besar POM, Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Pangan mengadakan pelatihan pengambilan sampel PJAS yang dilaksanakan di Jakarta , tanggal 4 – 6 Maret 2012. Pelatihan ini dihadiri oleh peserta pusat dan pelaksana teknis pengambilan sampel PJAS dari unit Pemeriksaan dan Penyidikan (Pemdik) Balai / Balai Besar POM di Indonesia. Selanjutnya acara dibuka oleh Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, DR. Roy Sparringa, M.App.Sc serta diskusi pengantar oleh Bapak Deputi III bersama Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan, Drs. Suratmono, MP.

Dalam pembukaan acara, DR. Roy Sparringa M.App,SC menekankan kembali pentingnya peningkatan kompetensi unit teknis di pusat dan balai dalam pengawasan pangan berbasis risiko, khususnya terhadap produk PJAS yang dikonsumsi rutin oleh anak sekolah yang notabene merupakan sumber energi untuk melaksanakan aktifitas di sekolah. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat penting untuk dilaksanakan agar dapat meningkatan pengetahuan dalam pengambilan sampel pangan, serta memahami contoh aplikasinya agar implementasi teori dan pelaksanaan di lapangan dapat dijembatani. Hal ini sejalan dengan komitmen BPOM untuk menyukseskan Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah.

Berkaitan dengan arahan dari Bapak Deputi III, selanjutnya disampaikan materi oleh Prof. Dedi Fardiaz terkait konsep pelaksanaan pengawasan pangan berbasis risiko dan pemaparan materi teknik pengambilan sampel oleh DR. Dahrul Syah. Keduanya merupakan narasumber dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor. Setelah itu disampaikan juga materi pengawasan keamanan pangan, khususnya pangan PJAS dan Sosialisasi Manajeman Kegiatan PJAS. Dalam pelatihan tersebut, peserta melakukan diskusi dan sharing pengalaman pelaksanaan program PJAS melalui lesson learned dari BBPOM di Bandung, Surabaya, Makassar. Menjelang akhir acara, peserta diberi paparan terkait kegiatan PJAS di Direktorat Standardisasi Produk Pangan dan sebagai akhir acara peserta melakukan simulasi penggunaan Rapid Test Kit untuk Formalin, Boraks, rhodamin-B dan Methanyl Yellow.

Sesuai dengan pelaksanaan Quality Management System (QMS), dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan dengan menyebarkan kuesioner kepada peserta. Selain itu juga dilakukan evaluasi terhadap keberhasilan pelatihan melalui pre test dan post test. Diharapkan dengan kompetensi yang terukur, para peserta dapat menjalankan tugasnya dengan lebih mudah karena telah dibekali dengan pengetahuan yang cukup dan up to date. Semoga dengan kembalinya para peserta ke unit kerjanya masing-masing, dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencapaian kinerja agar dapat menyukseskan progam Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah.

 

Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Pangan

 

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana