Peluncuran Implementasi Tahap Keempat Sistem National Single Window (NSW) di Indonesia, 29 Juli 2009

30-07-2009 Indonesia National Single Window Dilihat 2376 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Indonesia National Single Window

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, selaku Ketua Tim Persiapan NSW pada tanggal 29 Juli 2009 membuka acara Peluncuran Implementasi Tahap Keempat Sistem NSW di Indonesia. Pada acara peluncuran NSW yang dilaksanakan di Hotel Shangrila, Surabaya hadir Ibu Menteri Perdagangan, selaku Wakil Ketua I Tim Persiapan NSW; Bapak Menteri Perhubungan selaku Wakil Ketua II Tim Persiapan NSW; Bapak Menteri Komunikasi dan Informasi, selaku Ketua Pelaksana Detiknas; Bapak Wakil Sekretaris Kabinet, selaku Ketua Pelaksana Tim Kelancaran Arus Barang Ekspor Impor dan Ketua Komite Pengendalian Internal; Ibu Kepala Badan POM, Ibu Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alkes; perwakilan dari Departemen Pertanian; anggota Tim Persiapan NSW, Para Importir, Eksportir, Pengurus APJP, Perwakilan European Chamber of Commerce (Euro-Cham) dan pengurus asosiasi lainnya.

Dalam sambutannya Menkeu menegaskan bahwa NSW yang merupakan fasilitas perdagangan yang dibutuhkan dalam mendukung perwujudan masyarakat ekonomi ASEAN 2015 telah menjadi program pemerintah untuk meningkatkan efisiensi kegiatan ekspor impor dengan memberikan satu loket elektronik dalam penyelesaian pengurusan dokumen kepabeanan dan kepelabuhan. NSW dapat menjadi contoh upaya pemerintah meningkatkan pelayanan publik untuk mendorong peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat. Pemeritah memberikan fasilitas yang menjadi jaminan kepastian bagi dunia usaha. Disisi lain NSW sebenarnya menjadi media pengawasan impor dan ekspor yang terintegratif dan terkoordinatif, sehingga aktivitas perdagangan yang dapat merugikan kepentingan nasional dan distribusi barang yang dapat mendukung kegiatan teror dapat pula dideteksi secara cermat.

Acara peluncuran yang diadakan di Surabaya, dengan pertimbangan karena Pelabuhan Tanjung Perak telah ditetapkan sebagai salah satu pelabuhan yang akan melaksanakan pelayanan kepabeanan dan perijinan ekspor dan impor melalui sistem NSW. Saat ini tercatat sebanyak 2.600 importir dan 3.600 eksportir yang secara aktif melakukan aktifitas ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Perak. Nilai ekspor dan impor melalui pelabuhan Tanjung Perak pada periode Juli 2008 - Juni 2009 mencapai USD 13,0 miliar dan nilai impor mencapai USD 9,7 miliar.

Edy Putra Irawady, Deputi Menko Perekonomian selaku Ketua Harian Tim Persiapan NSW melaporkan penyelenggaraan acara Peluncuran Implementasi Tahap Keempat Penerapan Sistem National Single Window (NSW). Implementasi tahap keempat system NSW diluncurkan meliputi Penerapan sistem NSW Impor secara mandatory di Pelabuhan Tanjung Perak, Penerapan awal sistem NSW ekspor yang dilakukan secara terbatas bagi 15 eksportir di Tanjung Perak Surabaya, Perubahan tata laksana ekspor dan impor yang disesuaikan dengan Peraturan baru Dirjen BC, Penyesuaian prosedur pelayanan dalam sistem NSW dengan menggunakan Sistem Komputer Pelayanan Impor (SKP Impor) dan Sistem Komputer Pelayanan Ekspor (SKP Ekspor).

Bapak Gunadi Sinduwinata, selaku Ketua Asosiasi Pegusaha Jalur Prioritas (APJP) dan Mr. Michael Olsson dari Perwakilan European Chamber of Commerce (Euro-Cham) menyatakan apresiasi atas efisiensi, keterbukaan dan percepatan bisnis proses importasi menggunakan NSW dan menyampaikan harapannya untuk perbaikan sistem NSW ke depan.

Bersamaan dengan acara peluncuran juga dilaksanakan Rakernas selama 2 hari, 29-30 Juli 2009 yang bertujuan mengevaluasi keseluruhan program pembangunan NSW yang sudah dan sedang berjalan serta membahas kesiapan ke depan agar NSW dapat diterapkan secara nasional dan integrasi dengan ASW.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana