Pemerintah Dukung Penuh Hilirisasi Industri Produk Unggulan Tanah Air

07-02-2020 Kerjasama dan Humas Dilihat 1873 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (06/02). Rapat yang membahas hilirisasi industri produk-produk unggulan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Menteri Indonesia Maju serta para Kepala Lembaga termasuk Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito. Saat membuka rapat, Presiden menyampaikan bahwa pengembangan produk unggulan harus mendapatkan dukungan pendanaan riset yang memadai.

 

Terkait pengembangan produk unggulan, Badan POM telah melakukan langkah dan upaya dalam bentuk dukungan terhadap hilirisasi hasil penelitian dan pengembangan Obat dan Makanan, antara lain dengan dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Fitofarmaka dan Jamu, serta Satgas Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Obat dan Produk Biologi, yang ditetapkan dengan SK Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tanggal 13 September 2019. Satgas tersebut melibatkan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait, akademisi, institusi penelitian, serta pelaku usaha.

 

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa hasil riset dari lembaga-lembaga riset dan universitas harus tersambung dengan dunia industri, sehingga bisa diproduksi secara massal dan segera dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat, oleh dunia usaha. Selain itu, Presiden juga mencontohkan stem cell atau sel punca yang saat ini juga sedang dikembangkan oleh Badan POM. Stem cell di dunia kedokteran biasanya menjadi materi penting yang diambil dari sel induk manusia untuk dicangkokkan pada jaringan orang sakit.

 

Badan POM telah menjalin kerja sama dengan Universitas Airlangga terkait pengembangan produk stem cell. Menurut Penny K. Lukito, masih banyak hasil riset dari akademi yang berpotensi untuk terus dikembangkan sebagai produk komersial. Salah satunya adalah inovasi dalam teknologi pengembangan sel punca (stem cell).

 

Badan POM berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan terhadap pihak industri atau pelaku usaha yang terlibat. Hal ini sekaligus sebagai langkah nyata dari Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2016 untuk mendorong percepatan pengembangan bahan baku obat, produk bioteknologi, obat bahan alam, dan vaksin dengan pemanfaatan sumber daya lokal. (HM-Hasibuan)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana