Pemuda-Pemudi Pelopor Pemersatu dan Kemajuan Bangsa

28-10-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 1967 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta – Menyongsong peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91, Badan POM melaksanakan upacara sederhana nan khidmat di lapangan kantor Badan POM, Senin (28/10). Upacara ini dilaksanakan untuk mengingat kembali bagaimana persatuan yang diinisiasi oleh para pemuda tahun 1928 lahir dan hadir. Semangat inilah yang perlu direnungi dan dihayati oleh generasi muda saat ini. Bertugas sebagai petugas upacara adalah jajaran Kedeputian I, dengan Direktur Pengawasan Keamanan, Mutu, dan Ekspor Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif sebagai pemimpin upacara.

Masih lekat dalam ingatan bangsa ini, pada 28 Oktober 91 tahun yang lalu para pemuda dan pemudi memotori pergerakan persatuan untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka semua, organisasi kepemudaan yang berasal dari berbagai macam daerah di Indonesia, berkumpul untuk menyatukan persepsi dan frekuensi serta mengkristalisasi semangat dengan menghidupkan obor kebersamaan. Mereka meruntuhkan ego kedaerahan masing-masing untuk bersama-sama berikrar, berjanji, dan bersumpah bahwa Indonesia mengikat mereka semua dalam satu tumpah darah, satu bangsa, dan satu bahasa.

Kecepatan perkembangan teknologi yang menuntut manusia pada perubahan dinamis dan drastis, tidak seharusnya memecah belah bangsa. Anak muda saat ini haruslah sekokoh, sevisi, dan sebersatu para pemuda dahulu. Yang sadar dan yakin bahwa hanya persatuanlah yang menguatkan mereka. Kita boleh saja berbeda pendapat dan memiliki argumentasi pribadi, namun tak seharusnya meretakkan dinding persatuan yang telah dibangun sejak dahulu, bahkan jauh hari sebelum kemerdekaan tiba.

Para pemuda adalah mereka yang tercerahkan pemikirannya dan teguh pendiriannya ketika dihadapkan pada ketidakadilan. Pemuda bukan saja tentang usia semata, lebih dari itu, ia adalah semangat yang menyala-nyala. Berorientasi pada perubahan dan mampu beradaptasi dengannya. Bukan mereka yang nyaman dan berpuas diri dengan kondisi saat ini. Pemuda dan Pemudi ini memiliki tekad untuk bersatu dan maju menuju perubahan yang lebih baik.

Badan POM dengan amunisi seribu pemuda-pemudi baru yang menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada penerimaan tahun 2019 lalu, telah menyebarkan potensi-potensi terbaiknya ke seluruh penjuru negeri. Mereka hadir di 34 provinsi dan 40 kabupaten/kota di Indonesia. Membawa semangat persatuan pantang menyerah dengan visi bersama untuk mewujudkan Obat dan Makanan aman bagi semua. Menjaga dan menjadi gerbang pertahanan atas segala risiko Obat dan Makanan yang berbahaya bagi kesehatan.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita. Pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia”, tegas Reri Indriani, Plh Kepala Badan POM yang sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara. Membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Reri menyemangati para pemuda dan pemudi Badan POM. Seperti pesan dalam lagu Bangun Pemudi Pemuda ciptaan Alfred Simanjuntak yang dikumandangkan. Jadilah pemuda-pemudi yang berhati teguh dan tetap jernih pikiran. Bertingkah laku halus dan singsingkan lengan baju untuk kemajuan. (HM-Hendriq)

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana