Penandatanganan Kesepakatan Bersama: Jadikan Puteri Indonesia Duta Kosmetik Aman

26-11-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 2146 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta – Menggandeng Puteri Indonesia sebagai Duta Kosmetik Aman, Badan POM bersama Yayasan Puteri Indonesia (YPI) menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) tentang Peningkatan Peran Puteri Indonesia di Bidang Keamanan Serta Mutu Obat dan Makanan di Kantor Badan POM, Jakarta (26/11). Penandatanganan MoU dilakukan oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM, Mayagustina Andarini dan Ketua Dewan Pembina YPI, Putri Kus Wisnu Wardani.

Kolaborasi Badan POM dengan YPI sangat strategis mengingat saat ini promosi kosmetik gencar dilakukan dengan melibatkan endorser public figure atau artis di media online. Sehingga peran Puteri Indonesia sebagai Duta Kosmetik Aman sangat penting untuk turut berkontribusi mengedukasi kaum milenial dalam memilih kosmetik aman. Pasalnya belum semua milenial paham cara memilih kosmetik aman.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik mengungkapkan temuan kosmetik ilegal yang berhasil dijaring Badan POM tahun 2018 mencapai 77% dari total temuan Obat dan Makanan atau senilai 126 miliar rupiah. Berlanjut di tahun 2019 hingga bulan November, Badan POM berhasil mengungkap 96 kasus kosmetik ilegal dengan nilai keekonomian mencapai 58,9 miliar rupiah.

Angka ini sangat mengkhawatirkan karena sebagian besar temuan kosmetik ilegal tersebut merupakan hasil penelusuran penjualan kosmetik online. Untuk itu Badan POM perlu bermitra dengan public figure yang dapat menyebarkan pengaruh positif kepada masyarakat untuk memilih dan menggunakan kosmetik aman. “Puteri Indonesia dengan slogan 3B “Brain, Beauty, Behavior” merupakan influencer yang sangat efektif menyampaikan edukasi kepada masyarakat,’’ ucap Mayagustina.

Pada kesempatan ini, dilakukan pelantikan simbolis kepada tujuh finalis Puteri Indonesia sebagai Duta Kosmetik Aman yaitu Puteri Indonesia Lingkungan 2019, Puteri Indonesia Favorite – Social Media 2019, Puteri Persahabatan 2019, Puteri Indonesia Inteligensia III 2019, Puteri Indonesia Bengkulu 2019, Puteri Indonesia Jambi 2019, dan Puteri Indonesia Gorontalo 2019. “Kami berharap Duta Kosmetik Aman yang dilantik hari ini dapat menjadi spoke person dalam memilih kosmetik aman,” tambahnya.

Ketua Dewan Pembina YPI, Putri Kus Wisnu Wardani mengatakan pihaknya akan berkontribusi aktif menyosialisasikan cara penggunaan kosmetik yang aman. YPI berinisiatif untuk berperan serta mengajak kaum milenial menggunakan kosmetik aman. “Finalis puteri Indonesia bisa menjadi duta kosmetik aman yang akan bertugas di daerah masing-masing mengedukasi kaum milenial di kampus dan sekolah,” jelasnya.

Saat ini banyak kaum milenial mengakses kosmetik melalui e-commerce, sedangkan di sisi lain tidak semua produk legal dan kandungannya aman. Bisa saja mereka membeli produk tidak aman dan berbahaya bagi kulit. Puteri Indonesia sebagai Duta Kosmetik Aman berperan mengedukasi konsumen agar terhindar dari kosmetik ilegal dan berbahaya. Ke depan juga akan ditingkatkan untuk mengedukasi obat tradisional, suplemen kesehatan, dan makanan. (HM-Fathan)

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana