Penghargaan Anugerah Reksa Bandha Sebagai Komitmen BPOM Maksimalkan Pengelolaan BMN

24-11-2022 Kerjasama dan Humas Dilihat 732 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta BPOM meraih penghargaan pada Anugerah Reksa Bandha yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan RI pada Rabu (23/11/2022). Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dan Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban, di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan. 

Sekretaris Utama BPOM, Rita Mahyona hadir mewakili Kepala BPOM untuk menerima penghargaan yaitu Juara Kedua untuk kategori Kualitas Pelaporan Barang Milik Negara pada kelompok Kementerian/Lembaga dengan jumlah satuan kerja 11 sampai dengan 100 satuan kerja. Penghargaan ini tentunya semakin memacu BPOM untuk terus memaksimalkan kinerjanya dalam pengelolaan aset BMN ke depan. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan bahwa BPOM telah berupaya dengan baik dalam mengelola aset Barang Milik Negara (BMN).

Anugerah Reksa Bandha merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian Keuangan kepada K/L serta stakeholder terpilih sebagai bentuk apresiasi atas kualitas kerja dan koordinasi di Bidang Pengelolaan BMN dan Lelang. Anugerah Reksa Bandha terdiri dari 5 kategori penghargaan di bidang pengelolaan BMN dan 4 kategori di bidang lelang. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Keuangan atas kualitas kinerja dan koordinasi yang baik antara K/L dan para stakeholders Kemenkeu, di sepanjang tahun 2022 terkait pengelolaan aset negara.

Rionald Silaban menjelaskan makna Anugerah Reksa Bandha sebagai anugerah pengelolaan kekayaan negara yang merupakan perubahan dari kegiatan apresiasi kekayaan negara BMN Awards serta Lelang Awards pada tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaannya sekaligus untuk memperingati Hari Kekayaan Negara ke-16.

"Anugerah Reksa Bandha diharapkan dapat semakin menyatukan semangat kita, baik K/L selaku pengguna barang maupun DJKN selaku pengelola barang, untuk menjaga dan mengelola kekayaan negara dengan sebaik-baiknya," ujar Rionald Silaban.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam sambutannya menerangkan, pengelolaan BMN akan terus dikembangkan guna memberikan nilai tambah kepada negara. Dalam hal ini, pemerintah terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pengelolaan aset negara, termasuk salah satunya melalui Anugerah Reksa Bandha bagi K/L yang telah mengelola aset negara dengan baik dalam setiap prosesnya. Penerima penghargaan nantinya akan menjadi tolak ukur keberhasilan bagi K/L lain yang ingin mengembangkan pengelolaan aset negara. (HM-Devi)


Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat


Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana