Semarang - Media Sosial Badan POM mendapatkan penghargaan berupa Bronze Winner dari ajang PR Indonesia Awards (PRIA 2022), Jumat (25/03/2022). Apresiasi ini diberikan langsung oleh CEO PR INDONESIA, Asmono Wikan kepada Badan POM pada malam penganugerahan PRIA 2022. Jika pada tahun-tahun sebelumnya Badan POM secara berturut mendapatkan penghargaan khusus sebagai Lembaga Terpopuler di Media, pada tahun ini Media Sosial Badan POM yang mendapatkan penghargaan PRIA 2022.
PRIA merupakan ajang yang diselenggarakan oleh PR Indonesia dalam mengapresiasi kinerja hubungan masyarakat (Humas)/public relations (PR) yang unggul dari perguruan tinggi, kementerian, lembaga, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pemerintah daerah, perusahaan daerah, dan perusahaan swasta/multinasional di seluruh Indonesia. PRIA mencerminkan pencapaian tertinggi kinerja komunikasi korporasi/organisasi yang digelar setiap tahunnya.
Pada tahun 2022, terdapat 194 institusi atau perusahaan dengan total 782 entri ikut berkompetisi pada pagelaran ini. Sebanyak sepuluh kategori dipertandingkan antara lain kategori owned media, kanal digital, program PR, program CSR, penanganan krisis, manual (pedoman) tata kelola kehumasan, departemen PR, laporan tahunan, brand visual identity, hingga terpopuler di media cetak. Badan POM baru pertama kali mengikuti ajang kompetisi ini dan berhasil memperoleh penghargaan pada kategori Kanal Digital, subkategori Media Sosial.
Penghargaan yang telah diterima ini akan menjadi motivasi bagi Badan POM untuk terus bekerja semaksimal mungkin dalam memberikan informasi serta edukasi obat dan makanan aman kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun media lainnya.
PRIA 2022 kali ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Kebangkitan Negeri”. Hal ini sejalan dengan nilai budaya kerja Badan POM yang juga selalu mengutamakan kerja sama dalam berkarsa dan berkarya. Sinergi dan kolaborasi dalam kerja sama yang dilakukan menjadi pendorong akselerasi kinerja untuk mewujudkan obat dan makanan yang aman bagi semua. Momentum pandemi menjadi tantangan tersendiri untuk mengoptimalkan penyebaran informasi yang efektif walau tanpa tatap muka. Dengan diraihnya penghargaan ini membuktikan bahwa Badan POM tetap konsisten dan berupaya dengan baik dalam melakukan penyebaran informasi publik dan edukasi mengenai obat dan makanan melalui kanal digitalnya, yaitu Media Sosial. (HM-Hendriq)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
