Peningkatan Kapasitas UPT untuk Menjaga, Melindungi, dan Melayani Masyarakat di Kota Surakarta dan sekitarnya

05-08-2022 Kerjasama dan Humas Dilihat 592 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Surakarta – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke daerah Surakarta, Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito berkesempatan bertemu langsung dengan Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka pada Kamis, (04/08/2022). Dalam pertemuan yang berlangsung singkat tersebut, keduanya berdiskusi membahas tantangan dalam pengawasan obat dan makanan di wilayah kerja Loka POM di Kota Surakarta.

Kepala BPOM mengatakan bahwa Kota Surakarta ditetapkan menjadi lokasi kantor UPT BPOM dengan mempertimbangkan jumlah populasi masyarakat, serta jumlah sarana atau produk obat dan makanan yang harus diawasi di wilayah kerjanya. Terdapat 202 sarana produksi obat dan makanan di daerah tersebut. Selain itu, peta kerawanan kasus kejahatan di wilayah kerja Loka POM di Kota Surakarta masih menunjukkan adanya peredaran produk yang tidak memenuhi ketentuan, yang didominasi peredaran pangan Tanpa Izin Edar (TIE) dan mengandung bahan berbahaya, serta obat tradisional TIE dan/atau mengandung bahan kimia obat (BKO).

Untuk itu, BPOM tentunya memerlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. Sinergi bersama mengatasi berbagai tantangan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat Solo perlu diiringi dengan peningkatan status Loka POM di Kota Surakarta menjadi Balai POM ke depannya. Salah satu faktor yang menjadi penentu peningkatan kapasitas dan klasifikasi Loka POM tersebut yaitu ketersediaan fasilitas lahan yang strategis untuk pendirian kantor dan untuk mendukung berjalannya pelayanan publik, pendampingan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kapasitas pengujian obat dan makanan, serta kinerja Loka POM yang semakin optimal.

Terkait hal ini, Walikota Surakarta membuka ruang kerja sama dengan BPOM dan menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan kinerja BPOM di wilayahnya. “Kami mendukung penuh upaya BPOM, terutama agar para pelaku UMKM dapat lebih aware terkait produk-produk apa saja yang sekiranya ideal dan aman untuk dipasarkan,” ujarnya.

Kepala BPOM menyambut hangat dukungan dari Walikota Surakarta dan menyatakan komitmennya untuk terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang prima. “BPOM berkomitmen untuk mendukung UMKM yang ada di lingkungan Kota Surakarta dan juga pelayanan untuk laboratorium pengujian. Semua ini untuk menjaga, melindungi, dan melayani masyarakat dan membangun Kota Surakarta menjadi lebih maju lagi,” ujar Kepala BPOM RI. (HM-Grace)


Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat


Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana