Peningkatan Komunikasi Untuk Daya Saing Produk Indonesia.

17-06-2015 Hukmas Dilihat 1854 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Kepala Badan POM, Roy Sparringa hari ini, 15 Juni 2015 turut meresmikan Institut Penelitian Madu Indonesia atau Indonesian Honey Research Institute (IHRI) di kawasan Cibitung, Jawa Barat. IHRI yang diresmikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir merupakan organisasi nirlaba non pemerintah. Organisasi ini dirintis oleh perusahaan swasta nasional dengan melibatkan beberapa peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Universitas yang memiliki kegiatan riset madu. Dalam sambutannya, Kepala BPPT, Unggul Priyanto mengatakan bahwa madu sudah digunakan sebagai bahan obat sejak dulu. Dengan meningkatkan kualitas madu, secara tidak langsung turut berperan dalam menumbuhkan perekonomian Indonesia.

 

Roy berharap keterlibatan Badan POM dapat meningkatkan komunikasi interaktif dengan para peneliti dan perekayasa dalam pengembangan madu sebagai bahan baku obat, pangan, kosmetik, obat tradisional, dan suplemen kesehatan. Sesuai dengan visi Badan POM, diharapkan produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan keamanan, manfaat, dan mutu serta memiliki daya saing tinggi.

 

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengapresiasi lembaga riset madu pertama di Indonesia ini, serta berharap agar peneliti dan industri saling bersinergi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. HM-13

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana