Dalam rangka peringatan HUT KORPRI ke-47 serta sebagai upaya meningkatkan engagement pegawai BPOM, Biro Umum dan SDM menyelenggarakan kegiatan seminar psikologi dengan tema “Bekerja Menyenangkan Bersama Atasan Dan Rekan Kerja” sekaligus pelaksanaan tes urine bagi pegawai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Senin (12/11).
Kegiatan seminar psikologi dan tes urine dibuka oleh Kepala Biro Umum dan SDM, Rita Mahyona. Dalam sambutannya Rita menyampaikan bahwa seminar diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari survei opini pegawai dimana work life balance masuk dalam kategori merah. “Seminar ini diharapkan dapat menjadi pencerahan untuk para pegawai dalam saling berinteraksi selama bekerja, sehingga suasana kantor dapat menyenangkan dan meningkatkan kinerja para pegawai”, lanjutnya.
Acara seminar dibarengi dengan pemeriksaan tes urine yang merupakan tindak lanjut dari Inpres 6 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) Tahun 2018-2019. Kementerian dan Lembaga (K/L) wajib melaksanaan aksi P4GN ini dan BNN wajib melaporkan kepada Presiden hasil secara berkala setiap 6 bulan atau sewaktu-waktu Hasil pemantauan dan avaluasi pelaksanaan Rencana dan Hasil pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2018-2019 berdasarkan laporan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah setiap akhir tahun anggaran. Sebanyak 80 pegawai BPOM turut berpartisipasi dalam kegiatan tes urine ini.
Seminar psikologi yang diikuti oleh 150 pegawai ini menghadirkan Ellya Poespitasari, M.Psi sebagai narasumber. “Untuk dapat bekerja sama dengan orang lain, perlu untuk terlebih dahulu memahami diri sendiri agar bisa memahami orang lain. Setiap orang memiliki persepsi masing-masing dalam menghadapi suatu situasi”, ujar Ellya. “Persepsi ini dipengaruhi oleh lingkungan, pengalaman, dan pembelajaran yang telah dilalui sebelumnya. Perlunya kemampuan untuk memahami situasi, kondisi, dan keadaan orang lain yang sedang dihadapi untuk menjalin kerjasama yang baik dalam bekerja”, lanjutnya.
Lebih lanjut Ellya menjelaskan bahwa tekanan yang berlebihan dapat mengakibatkan stress yang pada akhirnya memberikan dampak pada kondisi fisik dan psikologis. Ellya menekankan pentingnya saling bekerja sama dan membantu dengan tetap menjaga diri sendiri serta memahami kondisi dan keterbatasan agar dapat tetap menjalankan tugas dengan baik.
Metode penyampaian Seminar dilakukan secara interaktif melibatkan semua peserta dan panitia. Tes psikologi untuk mengenal Karakteristik Pribadi pun dilakukan sehingga peserta dapat mengetahui kekurangan dan kelebihannya masing masing melalui Metode Johari Window yaitu “DISC”; Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance.
Diharapkan dengan adanya seminar psikologi ini, pegawai BPOM Pusat dapat saling bersinergi dengan pimpinan maupun rekan kerja sehingga menghasilkan kinerja yang optimal untuk melayani dan menyatukan bangsa seiring dengan visi BPOM untuk menjaga obat dan makanan aman meningkatkan daya saing bangsa. (Roum - Rizky)
