Jakarta – “Seorang Kepala UPT bertanggung jawab terhadap kinerja UPT yang dipimpinnya. Bapak/Ibu harus dapat memastikan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi program kegiatan UPT terlaksana on the right track.” Berikut penegasan yang diutarakan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPOM RI, L Rizka Andalusia saat memberikan arahannya pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Leadership tahun 2024 bagi Pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM yang diadakan secara hybrid (offline dan online), Senin (04/03/2024).
Kegiatan ini merupakan inisiasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) yang berkolaborasi dengan Mandiri University Nawasena. Kegiatan ini menghadirkan Senior Vice President (SVP) Bank Mandiri, Titik Mustikasari, yang memberikan materi terkait Effective Leader with Effective Communication kepada Kepala UPT BPOM yang tersebar di seluruh Indonesia.
Narasumber internal BPOM dari unit kerja pembina dalam pelaksanaan fungsi dukungan/pengelolaan manajemen juga turut memberikan pembekalan. Materi yang disampaikan antara lain terkait kemampuan dukungan manajemen, seperti halnya pengelolaan bisnis proses, manajemen risiko, anggaran, pengadaan barang/jasa, aset/barang milik negara (BMN), kearsipan, sumber daya manusia (SDM), kerja sama, dan koordinasi lintas sektor, serta teknologi informasi.
Bimtek leadership ini bertujuan memberikan bekal dan memperkuat kepala UPT sebagai pimpinan satuan kerja terhadap pengelolaan manajemen. Dengan begitu, semua Kepala UPT BPOM memiliki kemampuan dalam pengelolaan manajemen yang sama, serta mampu meningkatkan profesionalitas dan menerapkan akuntabilitas
Pada kesempatan ini, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPOM RI, L Rizka Andalusia menekankan bahwa Kepala UPT mau tidak mau harus paham mekanisme teknis di tempatnya. Selain juga memiliki skill manajemen untuk me-manage bawahannya.
“Sekali lagi Kepala UPT harus menjadi wajah yang baik bagi BPOM di daerah. Atau untuk kepala unit kerja, maka harus jadi contoh yang baik untuk setiap unit yang dipimpinnya, sesuai core value ASN,” tegasnya.
Kepala PPSDM POM, Syamsidar Thamrin dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa bimtek yang diselenggarakan ini mirip dengan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) versi BPOM. Isu yang diangkat dalam bimtek ini adalah untuk membangun keharmonisan antar unit kerja di BPOM yang dirasa masih kurang.
“Hal ini sudah berlangsung lama, endemik. Jadi, tidak bisa diselesaikan dengan dibicarakan saja, tapi harus melalui adanya aktivitas-aktivitas yang challenging untuk membangun kebersamaan,” ujar Syamsidar Thamrin.
Menutup arahannya, Plt. Kepala BPOM berpesan kepada seluruh peserta bahwa sekembalinya mereka ke tempat tugas, agar tetap menjalin komunikasi dan melakukan konsultasi dengan tim di Pusat. Terutama jika menghadapi kendala, kesulitan, atau persoalan yang memerlukan bantuan solusi.
“Tim di pusat juga agar proaktif melakukan pengawalan dan pendampingan bagi UPT sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing”, tutupnya. (HM-Rahman)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
