Perkuat kerjasama dengan Indonesia, Duta Besar Filipina untuk Indonesia berkunjung ke BPOM

15-03-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 2645 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta – Kepala BPOM RI menerima kunjungan Dubes Filipina, Lee Hiong Tan Wee ke kantor BPOM RI, Kamis (14/03). Kunjungan ini bertujuan untuk bertukar pandangan dan informasi mengenai BPOM dan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Filipina.

 

Dalam pertemuan ini, Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito memaparkan informasi singkat tentang BPOM. “BPOM bertugas untuk memastikan keamanan, manfaat, dan kualitas obat, obat tradisional, kosmetik, dan makanan dengan melakukan kontrol pra dan pasca pasar, melakukan misi strategis dalam memastikan keamanan obat dan makanan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan daya saing nasional," jelas Kepala BPOM. "Untuk memperkuat pengawasan, saat ini BPOM didukung perwakilan jajaran penegak hukum sebagai Direktur Penyidikan, Direktur Intelijen, dan Direktur Pengamanan dari pihak Kejaksaan, Badan Intelijen Negara, dan Kepolisian RI,” ungkap Kepala BPOM lebih lanjut.

 

Penny K. Lukito juga menyampaikan bahwa Indonesia dan Filipina adalah anggota aktif ASEAN, dan berada dalam forum yang sama dalam The Asean Consultative Committee For Standards and Quality-Pharmaceutical Product Working Group (ACCSQ-PPWG) dan The ASEAN Consultative Committee on Standards and Quality (ACCSQ) Product Working Group on Prepared Foodstuff (PFPWG). Selain itu, dalam hubungan perdagangan, Indonesia dan Filipina terlibat dalam APEC, ASEAN + 1 (FTA ASEAN-Cina, FTA ASEAN-Australia Selandia Baru, FTA ASEAN-Korea, FTA ASEAN-India, CEP ASEAN-Jepang) dan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP),” jelas Penny K. Lukito.

 

Selain membahas tentang tugas BPOM dan kerjasama yang telah berjalan antara Indonesia dengan Filipina khususnya di bidang obat dan makanan, Penny K. Lukito juga menyampaikan bahwa akan menyambut rencana kedatangan Kepala FDA Filipina dalam waktu dekat ini. “Saya ingin menyambut hangat rencana ini dan berharap bahwa kita dapat memiliki jaringan dan kemitraan yang lebih kuat. "Saya juga merencanakan untuk mengunjungi beberapa negara ASEAN termasuk Filipina untuk memperkuat kerjasama bilateral di bidang pengawasan obat dan makanan. Kunjungan dan dialog rutin antara regulator di kawasan ini berguna untuk memastikan keamanan, manfaat, dan kualitas obat dan makanan yang dipasarkan di Negara-negara Anggota ASEAN,” tutupnya. (HM-Chandra)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana