Yogyakarta – The 13th Session Codex Committee on Contaminants in Foods (CCCF) baru saja dibuka pagi ini di Yogyakarta. Sebanyak 250 delegasi dari 60 negara akan mengikuti sidang selama lima hari ke depan. Setelah sidang perdana sehari penuh, mereka disambut hangat dalam Jamuan Makan Malam oleh Sekretaris Daerah Yogyakarta, Gatot Saptadi dan jajaran Pimpinan Badan POM. Para tamu diajak menikmati budaya Jawa dalam suasana santai dan penuh keakraban di Bangsal Kepatihan Yogyakarta (29/04).
Di sela padatnya jadwal sidang, para delegasi berkumpul dan berbincang santai menikmati makan malam. "Saya berterima kasih dan menyambut Bapak/Ibu semua untuk bergabung dalam suasana hangat dan indah ini, supaya bisa saling mengenal lebih dekat sambil menikmati makanan khas Indonesia. Semoga pertunjukan tarian tradisional Jawa dan musik tradisional gamelan bisa menghibur kita saat makan malam," sambut Sekretaris Utama BPOM, Elin Herlina.
Malam ini, para delegasi dipertontonkan pertunjukan tarian klasik Yogyakarta, Golek Ayun Ayun. Tarian ini ditampilkan untuk menyambut tamu kehormatan dan biasanya dibawakan oleh dua orang penari. Selain itu Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta juga menampilkan pertunjukan kolosal cerita rakyat Bandung Bondowoso. Para tamu terlihat antusias menyaksikan pentas kesenian budaya Yogyakarta sambil menikmati jamuan makan malam.
Dengan menyandang gelar sebagai daerah istimewa, Yogyakarta adalah Kota Kerajaan dengan keindahan Warisan Kuno Jawa. Jika Ibukota Indonesia di Jakarta ingin menjadi jantung bangsa, memberdayakan ekonomi dan industri, Yogyakarta adalah jiwa, menjaga semangat dalam keseimbangan dan harmoni yang sempurna," jelas Elin Herlina.
Mengakhiri sambutannya, secara khusus Sekretaris Utama menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi lintas sektor Kementerian/Lembaga dan asosiasi dalam pertemuan CCCF ke-13. Terutama atas sambutan dan penerimaan yang sangat baik dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam pertemuan CCCF ke-13 dan jamuan makan malam. "Mohon disampaikan salam kami untuk Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Bapak Wakil Gubernur Sri Paku Alam X." tutupnya. (HM-Fathan)
Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan
