Masih banyaknya penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan, penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) berlebih serta kasus-kasus keracunan pangan (KLB) menunjukkan belum semua pihak baik masyarakat khusunya di lingkungan rumah tangga dan sekolah maupun pelaku usaha memahami dengan baik tentang praktek-praktek tentang keamanan pangan. Karenanya untuk meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkembangkan kesadaran komunitas sekolah, masyarakat dan pelaku usaha tentang keamanan dan mutu makanan maka PoMpi bersama Tokoh Masyarakat menggelar acara Pemberdayaan Masyarakat Peduli Keamanan Pangan
Acara tersebut digelar di 4 (empat) propinsi yaitu di kota Padang (14 November 2013), kota Bengkulu (19 November 2013), kabupaten Pesaweran (24 November 2013) dan kota Surabaya (4 Desember 2013) dan mendapat sambutan dan dukungan dari Pimpinan SKPD Propinsi serta Pimpinan Stakeholder terkait serta antusiasme masyarakat sekitar
Tokoh Masyarakat sangat mengapresiasi diselenggarakannya acara ini karena. tingginya tingkat pelanggaran di bidang pangan antara lain disebabkan oleh ketidaktahuan dan ketidakpedulian baik masyarakat maupun pelaku usaha. Pemberdayaan masyarakat akan berujung pada kepatuhan pelaku usaha dalam memenuhi aturan-aturan di bidang pangan. Masyarakat yang telah diberdayakan akan mampu “menyeleksi” dan hanya membeli produk yang memenuhi syarat keamanan, mutu dan gizi pangan
Dukungan pimpinan SKPD Propinsi serta pimpinan Stakeholder terkait diberikan dalam bentuk komitmen dan kerjasama yang lebih baik serta upaya pengalokasian anggaran di daerah masing-masing sehingga acara Pemberdayaan Masyarakat berbasis Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dapat diselenggarakan secara komprehensif, terus menerus dan berkesinambungan
Acara yang dibuka oleh Kepala Balai Besar/Balai POM ini, disemarakkan dengan pemberian bahan Komunikasi,Informasi dan Edukasi (KIE) kepada Tokoh Masyarakat, perwakilan dari Sistem Keamanan Pangan Daerah (SKPD) propinsi dan stakeholder terkait, talkshow, aneka seminar dan lomba serta pameran
Talkshow tentang kemasan pangan membekali pengetahuan kepada masyarakat agar dapat selektif memilih kemasan untuk mewadahi pangan
.
PoMpi mengajak teman-teman untuk lebih memahami dan membangkitkan rasa peduli terhadap keamanan pangan melalui aneka lomba yang diadakan pada acara ini yaitu lomba mewarnai, lomba majalah dinding, lomba menyanyi jingle PoMpi dalam bahasa Inggris dan lomba story telling.
Selain acara lomba, PoMpi mengajak teman-teman belajar sambil bermain di stand pameran PoMpi , yaitu dengan mengakses klubpompi.pom.go.id.
Teman-teman, siapa yang belum gabung menjadi Sahabat PoMpi? Ayo, buruan gabung dengan daftar on line di klubpompi.pom.go.id. Seru loh, dan mengasyikkan, ada beraneka feature di dalamnya yang bisa didownload untuk semakin menambah pengetahuan teman-teman tentang keamanan pangan
PoMpi juga mengundang kakak-kakak dari Pesantren untuk belajar bersama- PoMpi mengenai “pangan yang aman dan pangan yang halal” dan bersama –sama mengakses klubpompi.pom.go.id
Yang tak kalah serunya, PoMpi juga menghadirkan Ibu- ibu PKK untuk lebih peduli terhadap keamanan pangan keluarganya dengan menerapkan “Lima Kunci Keamanan Pangan Keluarga”
Sharing pengetahuan tentang “Bahan Tambahan Pangan, dan bagaimana cara menakarnya” kepada Pedagang Kaki Lima dilakukan sebagai bentuk perhatian PoMpi agar para Pedagang Kaki Lima dapat menjual pangan yang aman kepada masyarakat.
Acara semakin menarik dengan diadakannya sosialisasi mengenai e –registration yaitu sistem pelayanan pendaftaran elektronik (e-registration). untuk pangan kategori risiko rendah (low risk) , dengan beberapa jenis pangan yang sebelumnya didaftarkan melalui pelayanan pendaftaran umum kepada para pelaku usaha untuk memudahkan pelaku usaha mendaftarkan produknya melalui akses internet dimanapun si pelaku usaha berada
Akhirnya, acara Pemberdayaan Masyarakat Peduli Keamanan Pangan ditutup dengan pembagian hadiah kepada pemenang 4 kategori lomba .
Demikian lah rangkaian roadshow PoMpi bersama Tokoh Masyarakat bertema Pemberdayaan Masyarakat Peduli Keamanan Pangan, dan harapan PoMpi agar masyarakat dapat termotivasi dan menumbuhkan kesadaran serta membawa perubahan perilaku yang bersangkutan terhadap keamanan pangan serta terjalin kerjasama yang lebih baik dengan semua lintas sektor terkait dalam rangka pemberdayaan masyarakat.
“Ayo Jaga Keamanan Pangan Keluarga “
Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan
