Potensi Obat Bahan Alam Untuk Pengobatan

11-05-2017 Hukmas Dilihat 2119 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

JAKARTA - Obat bahan alam menjadi salah satu alternatif strategis dalam pelayanan kesehatan. "Pertemuan ini merupakan bukti dukungan Badan POM terhadap sumber daya alam Indonesia yang sangat luar biasa dan merupakan salah satu potensi untuk pengobatan”, ujar Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen (Deputi II), Ondri Dwi Sampurno yang menyampaikan sambutan Kepala Badan POM RI pada acara The 3rd Meeting Of Medicinal Plants Focal Points Of Indian Ocean Rim Association (IORA) Regional Centre for Science and Technology Transfer di salah satu hotel di Jakarta (11/05).

 

Integrasi produk obat bahan alam ke dalam pelayanan kesehatan diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan, meningkatkan alternatif jenis layanan, tanpa membebani finansial populasi layanan, bahkan justru diharapkan menekan biaya yang dikeluarkan.

 

“Negara-negara yang tergabung dalam IORA masing-masing memiliki potensi obat bahan alam yang sangat potensial, oleh karena itu jika antar negara bersinergi, maka dapat menciptakan pasar yang luar biasa”, lanjut Deputi II usai membuka acara secara resmi bersama Direktur IORA, Graham Anderson dan Direktur IORA RCSTT, Dr. M Molanejad.

 

IORA merupakan organisasi regional di wilayah Samudera Hindia, yang berdiri berdasarkan pilar-pilar ekonomi, keamanan dan keselamatan maritim, pendidikan, serta kebudayaan. Pertemuan ini dihadiri oleh 10 negara anggota antara lain India, Thailand, Srilanka, Oman, Iran, Mozambik, Malaysia, Mauritius, Tanzania, dan Indonesia yang sekaligus bertindak selaku tuan rumah. Pertemuan ini dihadiri juga oleh lintas sektor terkait, para pelaku usaha, dan akademisi.

 

Badan POM mendukung upaya pengembangan produk obat bahan alam yang memenuhi kaidah keamanan, manfaat, dan mutu. Permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam upaya pengembangan obat bahan alam merupakan suatu rangkaian yang kompleks dan saling terkait mulai dari sektor hulu hingga hilir.

 

Kerja sama yang baik diantara kalangan akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah diperlukan untuk menjawab permasalahan dan tantangan dalam pengembangan obat bahan alam.

 

Disaat bersamaan, Badan POM juga menyelenggarakan pameran “Indonesia Natural Product Expo” (INPE) 2017 di JCC Senayan Jakarta tanggal 11-14 Mei 2017 sebagai sarana memperkenalkan obat bahan alam (Jamu) Indonesia kepada delegasi negara IORA. HM-Benny

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana