Jakarta. 27 Februari – 3 Maret 2023. Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan khususnya Kelompok Substansi Pengembangan Pengujian Kimia Obat, Bahan Obat Nappza berkolaborasi dengan United States Pharmacopeia (USP) dan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) untuk menyelenggarakan kegiatan “Regulatory Laboratory Capacity Strengthening Program Study Tour” yang diikuti oleh peserta yang berasal dari negara Laos, Kamboja dan Papua New Guinea yang masing-masing negara terdiri dari lima orang peserta.
Laboratorium Obat Kelompok Substansi Pengembangan Pengujian Kimia Obat, Bahan Obat, NAPPZA PPPOMN telah diakui oleh WHO (WHO Prequalification) dalam mengimplementasikan WHO TRS 957,Annex 1 tahun 2010 sejak tahun 2019 untuk pengujian obat Anti-retroviral, Tuberkulosis dan Malaria (ATM). Re-asesmen telah dilakukan pada bulan Januari 2023 yang lalu.
Adanya pengakuan kompetensi tersebut tentunya meningkatkan kredibilitas pengujian obat yang dilakukan oleh Badan POM secara nasional dan internasional. Keberhasilan PPPOMN dalam mempertahankan status akreditasi tersebut juga mendorong laboratorium FDA di negara Laos, Kamboja, dan Papua New Guinea untuk berkunjung secara langsung melihat implementasi dari kedua standar tersebut serta pencapaian level 4 NRA Benchmarking.
Kegiatan Regulatory Laboratory Capacity Strengthening Program Study Tour ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan melihat langsung implementasi dan cara mencapai sekaligus mempertahankan status PQ WHO dan ISO 17025 yang telah diraih oleh PPPOMN. Ketiga negara tersebut saat ini berkomitmen dalam pencapaian ISO 17025 serta Prekualifikasi WHO.
Perwakilan WHO Indonesia turut hadir pada acara pembukaan dan memberikan dukungan kepada negara Indonesia yang bersedia menerima dan menyelenggarakan kegiatan ini serta menghargai komitmen dari ketiga negara tersebut dalam upaya peningkatan kapabilitas laboratoriumnya dalam mendukung pengawasan obat di negara Laos, Kamboja dan PNG.
Pada kegiatan ini Kepala PPPOMN, Bapak Mohamad Kashuri menyampaikan harapan agar Indonesia dan ketiga negara dapat saling belajar dan bertukar informasi serta dapat berkolaborasi untuk memperkuat jejaring laboratorium antar negara.
#BPOM #PPPOMN
